DENTUMNUSANTARA.COM, Parepare – Dalam upaya menciptakan generasi pertanian unggul dan mendukung ketahanan pangan masyarakat, Program Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat) yang disponsori oleh Fuel Terminal PT Pertamina Patra Niaga Parepare, berkolaborasi dengan Pusat Pelatihan Pertanian dan Pedesaan Swadaya (P4S) Laskar Pelangi, meluncurkan program budidaya cabai unggulan di Kecamatan Bacukiki, Kota Parepare. Selasa (5/8/25)
Program ini ditandai dengan penyerahan dan penanaman bibit cabai Salo Dua, yang dikenal sebagai varietas lokal berkualitas tinggi dengan rasa pedas yang khas. Kegiatan tersebut digelar di kawasan kampung wisata berkelanjutan, Kelurahan Watang Bacukiki, dan dihadiri oleh sejumlah tokoh penting daerah.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut:
* Ketua Tim Penggerak PKK Kota Parepare, Dr. Andi Arfiah Tasmin
* Fuel Terminal Manager PT Pertamina Patra Niaga Parepare, Bapak Adhi Warsito
* Camat Bacukiki, Bapak Muh. Syakir
* Lurah Watang Bacukiki, Ibu Nurhalisa
* Perwakilan dari BKKBN Kota Parepare
Kedatangan rombongan disambut meriah dengan pertunjukan mappadendang, tradisi lokal sebagai simbol syukur atas hasil panen yang melimpah. Suasana semakin bermakna ketika Dr. Andi Arfiah tidak hanya menerima secara simbolis bibit cabai Salo Dua, namun juga turut menanam langsung bibit tersebut di lahan yang telah disiapkan.
Dalam sambutannya, Andi Arfiah menyampaikan harapannya agar program ini dapat menjadi langkah awal untuk membangun kemandirian pangan dan mengedukasi masyarakat tentang pentingnya pertanian sehat dan berkelanjutan.
Sementara itu, Benny Arman, selaku owner bibit cabai Salo Dua dan pengelola P4S Laskar Pelangi, menjelaskan keunggulan bibit lokal ini.
“Cabai Salo Dua adalah pilihan tepat bagi siapa saja yang mencari rasa pedas yang autentik dan kualitas terbaik. Kami memproduksinya secara higienis dengan bahan alami, tanpa bahan tambahan berbahaya,” ujar Benny.
Adapun keunggulan cabai Salo Dua antara lain:
* Rasa pedas yang asli dan khas
* Proses produksi higienis dan berkualitas tinggi
* Tahan terhadap penyakit patek
* Daya simpan yang lama (tidak mudah busuk)
* Cocok untuk berbagai jenis masakan
Benny juga menyampaikan harapannya agar cabai Salo Dua bisa dinikmati lebih luas oleh masyarakat Indonesia, sejalan dengan motto mereka:
“Dari desa membangun bangsa, dari Salo Dua mendunia.”
Dengan kolaborasi multi pihak seperti ini, diharapkan sektor pertanian di Parepare khususnya di Kecamatan Bacukiki bisa terus berkembang dan menjadi inspirasi bagi daerah lainnya.
















