DentumNusantara.com.Parepare, 1 Agustus 2025 — Tiga personel Polsek Kawasan Pelabuhan Nusantara (KPN) Parepare, yang juga tengah menempuh pendidikan sebagai mahasiswa hukum di Yayasan Perguruan Amsir, menunjukkan dedikasi luar biasa dalam menjalankan tugas kepolisian.
Andi Andryawan, Hasfar, dan Ahmad Sukri rela menanggalkan sementara bangku kuliah mereka demi fokus menggagalkan penyelundupan narkotika jenis sabu seberat 19,7 kilogram di kawasan Pelabuhan Nusantara Parepare.
Meski memiliki komitmen dalam dunia pendidikan, ketiganya sepakat untuk memprioritaskan tugas negara yang dinilai jauh lebih mendesak. “Operasi penggagalan peredaran narkotika ini membutuhkan konsentrasi penuh dan waktu yang tidak sedikit. Kami sadar bahwa tugas melindungi masyarakat dari bahaya narkoba jauh lebih penting daripada kepentingan pribadi,” ungkap Andryawan.
Ia menambahkan bahwa meninggalkan studi bukan keputusan yang mudah, namun panggilan tugas sebagai aparat penegak hukum harus diutamakan. “Kami yakin pendidikan bisa ditunda, tetapi kesempatan menyelamatkan generasi bangsa dari jeratan narkoba tidak bisa ditunda-tunda lagi,” jelasnya.
Keberhasilan penangkapan ini merupakan hasil kerja keras tim dalam melakukan pengintaian dan penyelidikan intensif. Sabu seberat 19,7 kilogram yang berhasil diamankan diperkirakan bernilai belasan miliar rupiah di pasaran gelap.
Kapolsek KPN, IPTU Suardi, menyampaikan apresiasi tinggi atas profesionalisme dan pengorbanan ketiga personelnya. Ia menyebut bahwa dedikasi mereka menjadi teladan bagi anggota kepolisian lainnya dalam mengedepankan tugas negara.
“Ketiga anggota ini telah menunjukkan bahwa integritas dan loyalitas terhadap institusi dapat berjalan beriringan dengan pengembangan diri, selama prioritas tetap pada keselamatan dan keamanan masyarakat,” ujar IPTU Suardi.
Para tersangka dan barang bukti kini telah diamankan dan akan diproses sesuai hukum yang berlaku. Sementara itu, Andryawan, Hasfar, dan Ahmad Sukri menyatakan komitmen mereka untuk melanjutkan studi setelah kasus ini sepenuhnya ditangani.(*)
















