Scroll keatas untuk lanjut baca artikel berita lainnya
Example 314x314
Example floating
Example floating
Example 728x250
BarruDaerahKesehatan

Dari Jamban hingga Timbangan Balita, Kolaborasi LKC Dompet Dhuafa Ubah Wajah Kesehatan Barru

158
×

Dari Jamban hingga Timbangan Balita, Kolaborasi LKC Dompet Dhuafa Ubah Wajah Kesehatan Barru

Sebarkan artikel ini

DENTUMNUSANTARA.COM, Barru — Upaya percepatan penanganan stunting dan perbaikan sanitasi di Kabupaten Barru menunjukkan hasil nyata. Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa Sulawesi Selatan menggelar Sharing Session dan Learning Program Pos Gizi Humia Trust dan Kampung Sehati (Sehat Sanitasi) di Aula Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Barru, Rabu (24/12/2025).

Kegiatan ini menjadi ruang berbagi pembelajaran lintas sektor yang dihadiri oleh perwakilan Dinas Kesehatan Kabupaten Barru, Bappelitbangda, Dinas Kominfo, IDI Kabupaten Barru, TNI–Polri, pemerintah kecamatan dan desa/kelurahan, puskesmas, kader Pos Gizi, hingga sasaran penerima manfaat program.

Koordinator Wilayah LKC Dompet Dhuafa Sulsel, Imran, S.Kep., Ns., menyampaikan bahwa keberhasilan program tidak lepas dari sinergi kuat antar pemangku kepentingan. Dalam enam bulan pelaksanaan, Program Kampung Sehati berhasil membangun 100 jamban sehat untuk 100 rumah. Sementara Program Pos Gizi Humia Trust, dalam dua bulan intervensi, mampu meningkatkan berat badan 24 dari 26 balita sasaran.

“Ini bukti bahwa kolaborasi yang baik bisa melahirkan dampak besar. Harapannya, sinergi antara pemerintah daerah, tenaga kesehatan, TNI–Polri, organisasi profesi, dan Dompet Dhuafa dapat terus berlanjut,” ujar Imran.
Ketua IDI Kabupaten Barru sekaligus Direktur RSUD La Patarai Barru, dr. Suriadi Nurdin, Sp.B, mengapresiasi pelaksanaan program tersebut. Ia menyoroti peran Himpunan Umat Muslim Indonesia di Auckland, Selandia Baru, yang menghimpun zakat maal anggotanya dan mempercayakan penyalurannya kepada Dompet Dhuafa untuk mendukung program kesehatan di Barru.

Dompet Dhuafa adalah lembaga yang profesional dan dipercaya masyarakat. Program Pos Gizi ini sangat relevan dengan kebutuhan daerah dan bisa menjadi rujukan kebijakan ke depan,” ungkapnya.

Apresiasi juga disampaikan Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Barru, Dr. H. Muhammad Syukri, SKM., M.Kes., FISQua. Ia menyebut kehadiran LKC Dompet Dhuafa sebagai mitra strategis dalam upaya penanganan stunting dan peningkatan kualitas kesehatan masyarakat.

“Kami siap berdampingan dan mendukung keberlanjutan program ini. Kami juga mengajak masyarakat untuk ikut menyebarluaskan informasi dan mendukung program-program Dompet Dhuafa,” katanya.

Pada kesempatan tersebut, Dinas Kesehatan Kabupaten Barru menyerahkan Sertifikat Penghargaan kepada LKC Dompet Dhuafa Sulsel atas kontribusinya dalam penanganan stunting melalui program Kampung Sehati dan Pos Gizi Humia Trust.

Sebaliknya, LKC Dompet Dhuafa Sulsel memberikan plakat penghargaan kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Barru sebagai bentuk apresiasi atas kolaborasi yang terjalin.
Di akhir kegiatan, laporan capaian program disampaikan oleh para penanggung jawab.

Program Kampung Sehati mencatat 90 kepala keluarga telah menerima bantuan material sanitasi dan membangun jamban sehat. Sementara Pos Gizi Humia Trust menunjukkan perubahan positif, tidak hanya pada berat badan balita, tetapi juga pada perilaku ibu, mulai dari pemahaman gizi seimbang, kebiasaan cuci tangan, hingga pengolahan makanan yang lebih variatif dan menarik.

Kolaborasi antara pemerintah, tenaga kesehatan, aparat keamanan, masyarakat, dan LKC Dompet Dhuafa Sulawesi Selatan menjadi bukti bahwa kerja bersama mampu menghadirkan perubahan nyata bagi kesehatan dan masa depan anak-anak Barru.

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *