DENTUMNUSANTARA.COM, Barru — Angin puting beliung menerjang permukiman warga di Lingkungan Joncongan, Kelurahan Mallawa, Kecamatan Mallusetasi, Kabupaten Barru, Senin (15/12/2025) sekitar pukul 10.00 WITA. Peristiwa tersebut mengakibatkan sedikitnya delapan unit rumah warga mengalami kerusakan parah.
Menindaklanjuti kejadian tersebut, Camat Mallusetasi, Andi Sandi Mulaputra, langsung turun ke lokasi untuk meninjau kondisi warga terdampak sekaligus memastikan langkah penanganan awal pascabencana. Ia menegaskan pentingnya pendataan yang akurat agar bantuan dapat segera disalurkan kepada warga yang membutuhkan.
Selain meninjau lokasi terdampak puting beliung, Camat Mallusetasi yang juga mantan Kepala Bidang Prasarana Dinas Perhubungan Kabupaten Barru itu turut mengunjungi Kampung Puncanra, Kelurahan Bojo Baru. Wilayah tersebut kerap dilanda banjir yang diduga disebabkan oleh saluran drainase tersumbat bangunan serta pengaruh kondisi jalan nasional.
“Kami telah berkoordinasi dengan instansi terkait untuk mencari solusi dan langkah antisipasi agar kejadian serupa tidak terus berulang,” ujar Andi Sandi di sela-sela peninjauan lapangan.
Berdasarkan keterangan warga, angin kencang datang dari arah barat atau kawasan pesisir Mallusetasi dan bergerak cepat ke arah timur. Dalam hitungan detik, pusaran angin menyapu permukiman padat penduduk sehingga menyebabkan atap rumah beterbangan dan sejumlah bagian bangunan roboh.
“Semuanya terjadi sangat cepat. Saya hanya sempat menyelamatkan diri bersama keluarga. Barang-barang tidak ada yang bisa diselamatkan,” ungkap Rahman (40), salah satu warga terdampak.
Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Barru telah menerima laporan kejadian dan melakukan koordinasi dengan pemerintah kecamatan serta kelurahan setempat untuk penanganan lanjutan bagi warga terdampak.
















