Scroll keatas untuk lanjut baca artikel berita lainnya
Example 314x314
Example floating
Example floating
Example 728x250
BarruDaerahPemerintahan

Bupati Barru: Guru Bukan Beban Anggaran, Melainkan Investasi Strategis Daerah

118
×

Bupati Barru: Guru Bukan Beban Anggaran, Melainkan Investasi Strategis Daerah

Sebarkan artikel ini

DENTUMNUSANTARA.COM, Barru – Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari, S.H., M.Si., menegaskan bahwa guru merupakan investasi strategis daerah dalam membangun sumber daya manusia berkualitas dan berdaya saing. Penegasan tersebut disampaikan saat membuka secara resmi Konferensi Kabupaten Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Barru Tahun 2025 di Baruga Pettu AdaE, Lantai V Menara MPP Kantor Bupati Barru, Kamis (18/12/2025).

Konferensi PGRI Barru yang mengusung tema “Transformasi PGRI Menuju Indonesia Emas” ini dihadiri Ketua DPRD Barru, unsur Forkopimda, Ketua PGRI Sulawesi Selatan, Kacab Dinas Pendidikan Wilayah VIII Sulsel, Ketua Dewan Pendidikan Barru, Kepala Kantor Kementerian Agama Barru, serta pengurus dan anggota PGRI dari tingkat kabupaten, kecamatan hingga ranting, termasuk para kepala sekolah seluruh jenjang pendidikan.

Dalam sambutannya, Bupati Andi Ina menekankan bahwa tidak ada daerah yang dapat maju secara berkelanjutan tanpa peran guru yang bermartabat, berdaya, dan sejahtera. Menurutnya, pendidikan harus ditempatkan sebagai prioritas utama pembangunan daerah.

“Guru bukan beban anggaran, tetapi investasi strategis daerah. Dari tangan guru lahir generasi yang menentukan masa depan Barru dan Indonesia,” tegas Bupati.

Terkait kondisi fiskal daerah, Bupati mengungkapkan bahwa Kabupaten Barru akan menghadapi pengurangan Transfer Keuangan Daerah (TKD) sebesar Rp133 miliar pada tahun 2026. Namun demikian, Pemerintah Kabupaten Barru memastikan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) ASN, termasuk guru, tetap dipertahankan.

“TPP ASN Barru tidak dipotong. Kebijakan ini harus dibarengi dengan peningkatan kinerja, disiplin, dan tanggung jawab,” ujarnya.

Bupati juga merespons aspirasi PGRI terkait tata kelola pendidikan dengan menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk menyelesaikan pendefinitifan kepala sekolah sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan, sehingga tidak terjadi lagi perpanjangan pelaksana tugas (PLT) lintas tahun.

Lebih lanjut, Bupati mengajak seluruh insan pendidikan untuk bersinergi mendukung visi pembangunan daerah Barru Berkeadilan, Maju Berkelanjutan, dan Sejahtera Lebih Cepat, serta menyambut Program Sekolah Rakyat sebagai bagian dari kebijakan nasional dalam memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.

Sementara itu, Ketua PGRI Sulawesi Selatan, Prof. Dr. H. Hasnawi Haris, M.Hum., mengapresiasi pelaksanaan Konferensi PGRI Barru yang dinilainya istimewa karena menghadirkan kepala sekolah dari seluruh jenjang pendidikan secara lengkap. Ia menegaskan bahwa kesejahteraan dan perlindungan profesi merupakan faktor utama dalam meningkatkan kinerja guru.

Sebelumnya, Ketua PGRI Barru, H. Abdullah Tintjo, S.Pd., M.Pd., menegaskan komitmen PGRI Barru untuk mendukung dan mengawal seluruh kebijakan serta program Pemerintah Kabupaten Barru di bidang pendidikan.

“PGRI Barru tegak lurus mendukung visi dan misi Bupati Barru demi kemajuan pendidikan daerah,” pungkasnya.

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *