Scroll keatas untuk lanjut baca artikel berita lainnya
Example 314x314
Example floating
Example floating
Example 728x250
BarruDaerah

Barru Jadi Lokasi Sekolah Rakyat Nasional, Presiden Prabowo Targetkan Putus Kemiskinan Lewat Pendidikan

156
×

Barru Jadi Lokasi Sekolah Rakyat Nasional, Presiden Prabowo Targetkan Putus Kemiskinan Lewat Pendidikan

Sebarkan artikel ini

DENTUMNUSANTARA.COM, Barru – Pemerintah Kabupaten Barru mengikuti peresmian 166 Sekolah Rakyat (SR) yang tersebar di 34 provinsi se-Indonesia, yang diresmikan langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, secara virtual, Senin (12/1/2026).

Kegiatan ini dipusatkan di Sekolah Rakyat Terintegrasi 9 Banjarbaru, Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS) Banjarmasin, Kalimantan Selatan.

Sementara di Kabupaten Barru, pelaksanaan diikuti dari Lokasi Pembangunan Sekolah Rakyat Sulawesi Selatan 1, Desa Lawallu, Kecamatan Soppeng Riaja.

Mewakili Bupati Barru, Wakil Bupati Barru Dr. Ir. Abustan A. Bintang, M.Si. hadir bersama Kapolres Barru AKBP Ananda Fauzi Harahap, S.I.K., M.H., serta Dandim 1405/Parepare yang diwakili Danramil 1405-07/Tanete Rilau Lettu Inf Gusmin, didampingi jajaran Forkopimda dan pimpinan OPD terkait.

Peresmian ditandai dengan penekanan tombol sirene oleh Presiden Prabowo Subianto, didampingi Menko Pemberdayaan Masyarakat, Menteri Sosial, Menteri Pekerjaan Umum, serta perwakilan siswa Sekolah Rakyat.

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menyampaikan apresiasi kepada Menteri Sosial Saifullah Yusuf dan seluruh kementerian koordinator serta kementerian teknis yang berperan dalam pembangunan Sekolah Rakyat.

Presiden menegaskan komitmen pemerintah untuk menjadikan pendidikan sebagai instrumen utama memutus mata rantai kemiskinan ekstrem.

“Kita menargetkan pembangunan 500 Sekolah Rakyat hingga tahun 2029, sebagai langkah konkret menghadirkan keadilan sosial dan membuka akses pendidikan yang merata bagi masyarakat kurang mampu,” tegas Presiden Prabowo.

Usai peresmian, Wakil Bupati Barru Abustan A. Bintang menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada Presiden Republik Indonesia atas ditetapkannya Kabupaten Barru sebagai salah satu lokasi pembangunan Sekolah Rakyat nasional.

“Kami bersyukur dan mengucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden Republik Indonesia atas pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Barru. Alhamdulillah, hari ini telah dilakukan groundbreaking secara nasional,” ujarnya.

Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Barru menargetkan pembangunan Sekolah Rakyat dapat rampung 100 persen pada 14 Juli 2026, sehingga dapat segera dimanfaatkan oleh masyarakat.

“InsyaAllah, target kami seluruh pekerjaan selesai sesuai jadwal, agar anak-anak di Barru dapat segera belajar secara efektif di Sekolah Rakyat,” lanjutnya.

Wakil Bupati juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut mendukung dan mendoakan kelancaran pembangunan, serta berharap pihak pelaksana dapat bekerja sesuai standar.

“Kami berharap pekerjaan dilaksanakan tepat waktu, tepat mutu, dan tepat guna,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Lapangan Pembangunan Sekolah Rakyat Sulawesi Selatan 1 Kabupaten Barru dari PT Waskita–FYP KSO, Mahardika Agit Prastiawan, menjelaskan bahwa progres pembangunan saat ini menunjukkan hasil positif.

“Hingga saat ini telah dilakukan pemancangan sebanyak 390 titik pancang, beberapa bangunan telah menyelesaikan fondasi tapak, dan progres pematangan lahan mencapai 70 hingga 80 persen,” jelasnya.

Ia memastikan bahwa secara umum pelaksanaan pekerjaan berjalan sesuai dengan rencana dan tahapan yang telah ditetapkan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kepala Dinas Tenaga Kerja, Plt. Kepala Disparpora, Kabid Cipta Karya mewakili Kadis PUTR, unsur Perkim, Kasat Intel dan Kasat Reskrim Polres Barru, Camat Soppeng Riaja, Kapolsek Soppeng Riaja, Kepala Desa Lawallu, Manager PLN ULP Barru, Kepala Dusun Lawallu, serta undangan lainnya.

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *