Dentumnusantara.com, Parepare – Wali Kota Parepare melaksanakan sejumlah pertemuan penting dengan berbagai pihak di ruang kerjanya pada Senin, 24 Maret 2025. Sepanjang hari itu, berbagai isu strategis dibahas, meliputi kerukunan umat beragama, pemuda pekerja, kewirausahaan, pertanian, dan organisasi kepemudaan.
Rapat diawali pukul 09.30 WITA dengan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB). Mereka membahas permasalahan seputar Sekolah Gamaliel, sebagai bagian dari upaya pemerintah kota menjaga keharmonisan dan toleransi antarumat beragama di Parepare.
Berikutnya, pada pukul 10.00 WITA, Wali Kota menerima Aliansi Pemuda Pekerja Tonrangan. Pertemuan ini menjadi wadah untuk mendengarkan aspirasi dan masukan dari para pemuda yang berkontribusi dalam sektor ketenagakerjaan Parepare.
Setengah jam kemudian, pukul 10.30 WITA, giliran komunitas Kelas Pengusaha .ID yang beraudiensi. Diskusi berfokus pada pengembangan dunia usaha dan kewirausahaan di Parepare, dengan harapan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi lokal dan menciptakan lapangan kerja.
Menjelang siang, pukul 11.30 WITA, perwakilan Kelompok Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kota Parepare bertemu dengan Wali Kota. Mereka membicarakan berbagai isu pertanian dan perikanan, termasuk dukungan pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan petani dan nelayan.
Setelah jeda istirahat siang, agenda dilanjutkan pukul 13.00 WITA dengan audiensi dari Dewan Pengurus Prabu Pinisi Indonesia (PPI) Kota Parepare. Organisasi kepemudaan ini aktif dalam melestarikan budaya maritim, khususnya warisan kapal Pinisi.
Rangkaian pertemuan ini menegaskan komitmen Wali Kota Parepare untuk mendukung beragam sektor di masyarakat. Melalui dialog dan sinergi antara pemerintah dan berbagai pihak, diharapkan tercipta solusi yang bermanfaat bagi kemajuan kota dan kesejahteraan warga Parepare.
















