Scroll keatas untuk lanjut baca artikel berita lainnya
Example 314x314
Example floating
Example floating
Example 728x250
BeritaDaerahParepare

Kepemimpinan Humanis Berlandaskan 3S: Jejak Totok Budiyanto di Lapas Kelas IIA Parepare

92
×

Kepemimpinan Humanis Berlandaskan 3S: Jejak Totok Budiyanto di Lapas Kelas IIA Parepare

Sebarkan artikel ini

Parepare – DentumNusantara.com–Totok Budiyanto, A.Md.IP., S.H., menutup masa pengabdiannya sebagai Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Parepare dengan meninggalkan jejak yang mendalam dalam sejarah pemasyarakatan di kota ini. Selama menjabat, ia dikenal sebagai figur pemimpin yang membawa perubahan melalui pendekatan yang humanis, religius, dan berakar pada kearifan lokal.

Kepemimpinannya mengusung filosofi 3S yang kental dalam budaya Bugis-Makassar:

Sipakalebbi (saling menghormati),

Sipakainge (saling mengingatkan),

Sipakatau (saling memanusiakan).

Tiga nilai ini menjadi fondasi dalam membangun relasi harmonis antara petugas, warga binaan, dan masyarakat sekitar, serta menjiwai berbagai program pembinaan yang dijalankan.

“Bapak Kalapas membawa ruh lokalitas dalam sistem pembinaan. Beliau menanamkan nilai bahwa di balik status narapidana, ada manusia yang tetap punya hak untuk dihargai dan dibina,” ungkap salah satu petugas pembinaan.

Selama masa jabatannya, Kalapas Totok mendorong berbagai inovasi program, mulai dari pelatihan keterampilan, penguatan karakter dan spiritualitas, hingga sinergi bersama lembaga luar. Semuanya sejalan dengan visi nasional dalam Program Asta Cita, khususnya dalam pembangunan sumber daya manusia unggul.

Tak hanya di internal lapas, beliau juga aktif membangun komunikasi dengan media dan menjalin kerja sama dengan masyarakat, guna memperkuat edukasi publik tentang pentingnya pemasyarakatan yang berkeadilan dan berperikemanusiaan.

Kini, di akhir masa tugasnya di Lapas Kelas IIA Parepare, Totok Budiyanto meninggalkan warisan kepemimpinan yang menginspirasi: sebuah kepemimpinan yang mengedepankan martabat, nilai-nilai lokal, dan masa depan yang lebih baik bagi warga binaan.(*)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *