Scroll keatas untuk lanjut baca artikel berita lainnya
Example 314x314
Example floating
Example floating
Example 728x250
Parepare

Tasming Hamid Apresiasi Ponpes Hilyatul Irsyad, Perkuat Identitas Parepare sebagai Kota Santri dan Ulama

119
×

Tasming Hamid Apresiasi Ponpes Hilyatul Irsyad, Perkuat Identitas Parepare sebagai Kota Santri dan Ulama

Sebarkan artikel ini

Wali Kota Parepare Tasming Hamid mengapresiasi peran Ponpes Hilyatul Irsyad dalam mencetak generasi santri berakhlak mulia serta mendorong penguatan nilai-nilai keagamaan demi mempertahankan identitas Parepare sebagai Kota Santri dan Ulama.

PAREPARE, DentumNusantara.com – Wali Kota Parepare, Tasming Hamid, mengapresiasi dedikasi Pondok Pesantren (Ponpes) Hilyatul Irsyad dalam membina generasi santri yang berakhlak mulia dan berlandaskan nilai-nilai keagamaan.

Apresiasi tersebut disampaikan Tasming saat menghadiri Wisuda Santri dan Milad Pertama Ponpes Hilyatul Irsyad di Kelurahan Lemoe, Kota Parepare, Sabtu (24/10/2026). Kegiatan itu dirangkaikan dengan peletakan batu pertama pembangunan serta penanaman pohon.

Dalam sambutannya, Tasming menyampaikan terima kasih kepada pimpinan dan pengurus pondok pesantren atas kontribusinya dalam pendidikan dan pembinaan generasi muda.

“Atas nama pemerintah, saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh jajaran pimpinan pondok pesantren yang telah membina dan mencetak santri yang luar biasa,” ujar Tasming.

Ia berharap para santri terus mengembangkan potensi diri, meraih cita-cita, serta tumbuh menjadi generasi yang bermanfaat bagi masyarakat, bangsa, dan negara.

Menurut Tasming, keberadaan pondok pesantren memiliki peran penting dalam menjaga identitas Parepare sebagai kota santri dan ulama. Nilai tersebut, kata dia, merupakan warisan para pendahulu yang harus dipertahankan melalui pendidikan dan pembinaan karakter generasi muda.

“Ini menjadi bagian dari semangat pemerintah daerah sejak dahulu, ketika orang tua kita menegaskan bahwa Parepare adalah kota santri dan ulama,” ungkapnya.

Tasming menilai, kiprah Ponpes Hilyatul Irsyad menjadi salah satu bentuk nyata dalam mewujudkan semangat tersebut. Ia berharap pendidikan berbasis keagamaan terus berkembang dan melahirkan generasi yang tidak hanya memahami ilmu agama, tetapi juga memiliki akhlak baik serta mampu berkontribusi dalam pembangunan daerah.

Selain mendorong penguatan pendidikan keagamaan di lingkungan pesantren, Tasming mengungkapkan bahwa Pemerintah Kota Parepare juga berupaya memperkuat nilai-nilai keagamaan di kalangan aparatur sipil negara (ASN).

Ia menyebutkan, salah satu upaya yang diterapkan adalah persyaratan kemampuan membaca Al-Qur’an dalam proses promosi jabatan ASN di lingkungan Pemkot Parepare.

Menurutnya, langkah tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat nilai keagamaan dalam kehidupan birokrasi.

Momentum wisuda dan milad pertama Ponpes Hilyatul Irsyad diharapkan semakin memperkuat peran pesantren sebagai lembaga pendidikan yang mencetak generasi berilmu, berakhlak, dan berkontribusi bagi kemajuan Kota Parepare. (*)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *