Scroll keatas untuk lanjut baca artikel berita lainnya
Example 314x314
Example floating
Example floating
Example 728x250
Barru

Jelang Porprov 2026, Herman Jaya Tegaskan Anggaran Terbatas Bukan Penghalang Prestasi Atlet Barru

74
×

Jelang Porprov 2026, Herman Jaya Tegaskan Anggaran Terbatas Bukan Penghalang Prestasi Atlet Barru

Sebarkan artikel ini

dentumnusantara.comBARRU — Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Barru, Herman Jaya, S.Pi., menegaskan bahwa keterbatasan anggaran bukan alasan untuk menyerah dalam mengejar prestasi pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVIII Sulawesi Selatan 2026 yang akan berlangsung di Kabupaten Wajo dan Bone pada 7–14 November mendatang.

Penegasan tersebut disampaikan Herman saat memimpin rapat persiapan kontingen Porprov di Sekretariat KONI Kabupaten Barru, Minggu malam (18/10/2026). Rapat tersebut dihadiri para ketua cabang olahraga (cabor), pelatih, dan bendahara untuk membahas kesiapan kontingen menghadapi ajang olahraga tingkat provinsi tersebut.

Tiga agenda utama menjadi fokus pembahasan, yakni penyampaian alokasi anggaran masing-masing cabor, evaluasi hasil Bleep Test tahap pertama, serta pemantapan kesiapan atlet dan kontingen.

Dalam arahannya, Herman secara terbuka mengakui bahwa KONI Barru menghadapi tantangan anggaran yang cukup berat. Di sisi lain, jumlah cabang olahraga yang akan diikuti justru meningkat dibandingkan pelaksanaan Porprov sebelumnya.

Meski demikian, ia meminta seluruh insan olahraga tetap menjaga semangat dan menjadikan keterbatasan sebagai motivasi untuk bekerja lebih keras.

“Anggaran kita boleh terbatas, fasilitas kita boleh sederhana, tetapi semangat dan harga diri olahraga Kabupaten Barru tidak boleh terbatas. Kita harus mampu mengubah keterbatasan menjadi motivasi untuk meraih prestasi,” tegas Herman.

Ia menambahkan, alokasi anggaran untuk setiap cabang olahraga harus dilakukan secara transparan, objektif, dan berdasarkan kebutuhan prioritas atlet selama mengikuti pertandingan.

Herman juga meminta seluruh pengurus cabor memahami kondisi keuangan KONI serta membangun komunikasi dan kerja sama untuk mencari solusi atas berbagai kebutuhan kontingen.

“Saya tidak ingin menjanjikan sesuatu yang tidak mampu kita penuhi. Tetapi saya juga tidak ingin ada atlet Barru kehilangan kesempatan bertanding hanya karena kita tidak mampu mencari solusi bersama,” ujarnya.

Evaluasi Fisik Jadi Perhatian

Selain persoalan anggaran, kesiapan fisik atlet menjadi perhatian serius KONI Barru. Herman meminta seluruh pelatih memanfaatkan hasil Bleep Test tahap pertama sebagai dasar evaluasi untuk meningkatkan kebugaran, stamina, dan kesiapan atlet menjelang pertandingan.

Menurutnya, persiapan fisik yang optimal menjadi salah satu faktor penting dalam menghadapi persaingan dengan atlet dari kabupaten dan kota lain di Sulawesi Selatan.

“Jangan sampai atlet kita kalah sebelum bertanding hanya karena persoalan fisik dan stamina. Karena itu, seluruh pelatih harus memastikan atlet benar-benar siap menghadapi persaingan,” katanya.

Ia berharap para pelatih dapat menyusun langkah pembinaan yang tepat berdasarkan hasil evaluasi, sehingga setiap atlet mampu tampil maksimal saat bertanding.

Bidik Peringkat 12 atau 13

Dalam hal target prestasi, KONI Barru bertekad memperbaiki posisi daerah pada Porprov XVIII Sulawesi Selatan 2026. Setelah sebelumnya berada di peringkat ke-14, kontingen Barru menargetkan peningkatan ke peringkat 12 atau 13.

Herman menilai target tersebut membutuhkan kerja keras, kedisiplinan, dan kekompakan seluruh elemen olahraga, mulai dari pengurus KONI, pengurus cabor, pelatih, hingga atlet.

“Kita datang ke Porprov bukan sekadar menjadi peserta. Kita membawa nama baik Kabupaten Barru dan harapan masyarakat. Karena itu, saya meminta seluruh cabor mengesampingkan ego sektoral dan mengutamakan kepentingan bersama,” tegasnya.

Ia juga menekankan bahwa keberhasilan pembinaan olahraga tidak hanya diukur dari jumlah medali yang diraih, tetapi juga dari kemampuan membangun sistem pembinaan atlet yang berkelanjutan.

Menurutnya, Porprov harus menjadi momentum untuk memperkuat fondasi olahraga daerah, meningkatkan kualitas atlet, serta mendorong lahirnya bibit-bibit unggul yang mampu bersaing pada ajang yang lebih tinggi.

Menutup arahannya, Herman mengajak seluruh insan olahraga Kabupaten Barru menjaga kebersamaan dan menunjukkan semangat juang selama mengikuti Porprov XVIII Sulawesi Selatan 2026.

“Kita berangkat dengan kebersamaan, bertanding dengan kehormatan, dan pulang membawa kebanggaan untuk masyarakat Barru. Barru harus mampu membuktikan bahwa keterbatasan bukan alasan untuk berhenti berprestasi,” pungkasnya.

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *