Scroll keatas untuk lanjut baca artikel berita lainnya
Example 314x314
Example floating
Example floating
Example 728x250
Barru

Maulid Nabi di Mareppang, Camat Mallusetasi Ajak Warga Perkuat Silaturahmi dan Cegah Karhutla

65
×

Maulid Nabi di Mareppang, Camat Mallusetasi Ajak Warga Perkuat Silaturahmi dan Cegah Karhutla

Sebarkan artikel ini

Dentumnusantara.comBARRU, MALLUSETASI — Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan di Masjid Istighfar, Dusun Mareppang, Desa Nepo, Kecamatan Mallusetasi, Kabupaten Barru, Selasa malam (25/8/2026).

Kegiatan keagamaan tersebut dihadiri Camat Mallusetasi Andi Sandy Mulaputra, SE, MM, perwakilan Kepala KUA Kecamatan Mallusetasi Nuryani, SH, Penyuluh Agama Muhammad Said, S.Ag, pembawa hikmah Maulid Abdul Rahman Awam, S.Ag, Kepala Dusun Mareppang, anggota BPD, RT, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta warga setempat.

Rangkaian acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Andi Nurita, kemudian dilanjutkan pembacaan sirah oleh Lisa Syarifuddin, M.Pd. Suasana khidmat terasa sepanjang kegiatan yang diikuti antusias oleh masyarakat.

Dalam hikmah Maulid, Abdul Rahman Awam, S.Ag mengajak jamaah menjadikan Rasulullah SAW sebagai teladan dalam menjalani kehidupan, khususnya dalam keimanan, kejujuran, kesabaran, kasih sayang, dan kepedulian terhadap sesama.

Ia menegaskan, peringatan Maulid tidak semestinya berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi harus menjadi momentum untuk meningkatkan kualitas keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT.

“Melalui peringatan Maulid ini, mari kita terus meneladani sikap dan akhlak Nabi Muhammad SAW, meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT, serta memperkuat kesabaran dalam menghadapi berbagai ujian dan cobaan kehidupan,” pesannya.

Sementara itu, Camat Mallusetasi Andi Sandy Mulaputra dalam sambutannya mengajak masyarakat menjadikan momentum Maulid sebagai sarana mempererat silaturahmi sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan.

Di tengah kondisi musim kemarau, ia secara khusus mengingatkan warga agar tidak melakukan pembersihan lahan dengan cara membakar. Langkah tersebut dinilai penting untuk mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang berpotensi meluas.

“Mari kita saling bekerja sama menjaga lingkungan. Apabila melihat adanya kebakaran, segera laporkan agar dapat ditangani bersama dan tidak meluas,” imbaunya.
Menurutnya, pencegahan Karhutla membutuhkan kepedulian seluruh elemen masyarakat.

Kewaspadaan warga menjadi bagian penting dalam mendeteksi dan menangani potensi kebakaran sejak dini.

Pada kesempatan yang sama, perwakilan KUA Kecamatan Mallusetasi Nuryani, SH mengingatkan masyarakat mengenai pentingnya pencatatan pernikahan secara resmi melalui KUA.

Pencatatan tersebut diperlukan untuk menjamin tertib administrasi keluarga, termasuk dalam pengurusan dokumen kependudukan anak seperti akta kelahiran.

Kegiatan Maulid kemudian ditutup dalam suasana kekeluargaan. Ketua Panitia bersama Majelis Taklim Istighfar Mareppang menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah hadir serta memberikan dukungan atas terselenggaranya kegiatan tersebut.

Panitia juga menyampaikan permohonan maaf apabila selama pelaksanaan terdapat kekurangan dalam penyambutan maupun pelayanan kepada para tamu dan jamaah.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H di Masjid Istighfar Mareppang diharapkan tidak hanya memperkuat kecintaan kepada Rasulullah SAW, tetapi juga menjadi momentum untuk meningkatkan ketakwaan, mempererat persaudaraan, menumbuhkan kepedulian sosial, serta bersama-sama menjaga lingkungan dari ancaman kebakaran.

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *