Scroll keatas untuk lanjut baca artikel berita lainnya
Example 314x314
Example floating
Example floating
Example 728x250
Barru

Dua Kebakaran Terjadi Sehari di Mallusetasi, TNI-Polri dan Damkar Bergerak Cepat

75
×

Dua Kebakaran Terjadi Sehari di Mallusetasi, TNI-Polri dan Damkar Bergerak Cepat

Sebarkan artikel ini

Dentumnusantara.comBARRU, MALLUSETASI — Dua titik kebakaran terjadi di wilayah Kecamatan Mallusetasi, Kabupaten Barru, dalam sehari, Senin (24/8/2026).

Kondisi tersebut menjadi perhatian serius di tengah musim kemarau yang membuat lahan lebih mudah terbakar.

Personel Koramil 1405-05/Mallusetasi, Polsek Mallusetasi, dan Damkar Mallusetasi bergerak cepat menangani kedua kejadian tersebut untuk mencegah api meluas dan mengancam permukiman maupun lahan masyarakat.

Kebakaran pertama terjadi di Dusun Cilellang Utara, Desa Cilellang, sekitar pukul 13.15 WITA. Setelah menerima informasi adanya titik api, personel gabungan langsung menuju lokasi dan melakukan upaya pemadaman.

Beberapa jam kemudian, kebakaran kembali terjadi di Dusun Topporeng, Desa Nepo, sekitar pukul 19.00 WITA. Tim gabungan kembali diterjunkan untuk mengendalikan api.

Berkat respons cepat dan koordinasi di lapangan, kedua titik kebakaran tersebut berhasil dipadamkan.

Keterlibatan TNI, Polri dan petugas pemadam kebakaran menunjukkan pentingnya sinergi lintas sektor dalam menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan, khususnya ketika kondisi cuaca panas dan kering meningkatkan risiko api cepat merambat.
Selain melakukan pemadaman, aparat juga terus mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran.

Para petani diimbau tidak membakar lahan saat melakukan pembersihan, sebab api yang awalnya kecil dapat dengan mudah merembet ke area lain akibat kondisi lahan yang kering.

Masyarakat juga diminta segera melaporkan jika menemukan titik api, asap, atau aktivitas pembakaran yang berpotensi menimbulkan kebakaran.

Langkah deteksi dan penanganan sejak dini dinilai penting untuk mencegah kebakaran berkembang menjadi lebih besar dan sulit dikendalikan.

Sinergitas TNI, Polri, Damkar, pemerintah desa dan masyarakat diharapkan terus diperkuat sebagai benteng bersama dalam mencegah karhutla sekaligus menjaga keselamatan warga dan lingkungan di wilayah Kecamatan Mallusetasi.

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *