Scroll keatas untuk lanjut baca artikel berita lainnya
Example 314x314
Example floating
Example floating
Example 728x250
ReligiParepare

Subuh Penuh Berkah di Nurul Yasin, Walikota dan 700 Jamaah Hadir Disuguhi “Nasu Bale Menre”

208
×

Subuh Penuh Berkah di Nurul Yasin, Walikota dan 700 Jamaah Hadir Disuguhi “Nasu Bale Menre”

Sebarkan artikel ini

DentumNusantara.com, PAREPARE, — Ribuan langkah menuju masjid kembali menggema di Kota Parepare. Majelis Syuhada menggelar kegiatan Safari Shalat Subuh Berjamaah pada Jumat Subuh, 21 Agustus 2026 di Masjid Nurul Yasin, Jalan Mattiro Tasi, Kelurahan Cappagalung, Kecamatan Bacukiki Barat

Sejak pukul 03.00 WITA, jamaah Pejuang Subuh mulai berdatangan. Dengan ciri khas pakaian serba putih, para jamaah memenuhi seluruh saf masjid. Panitia memperkirakan jumlah jamaah yang hadir lebih dari 700 orang.

Kegiatan ini menjadi bukti semakin semaraknya gerakan shalat subuh berjamaah di Parepare.

DKM: Mohon Maaf dan Jamuan Jumat Berkah “Nasu Bale Menre’”

Mewakili Ketua DKM Masjid Nurul Yasin, Puang Uceng menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh jamaah Majelis Syuhada.

“Kami mengucapkan terima kasih atas kunjungan ke-3 kalinya Jamaah Safari Shalat Subuh Majelis Syuhada di masjid kami. Kami juga mohon maaf sebesar-besarnya jika ada salah dan kekurangan dalam penyambutan,” ujarnya.

Puang Uceng juga menyampaikan bahwa keluarga besar Bapak H. Tajuddin Ilyas dan Ibu-ibu MT Nurul Yasin telah menyiapkan “jumat Berkah berupa “Nasu Bale Menre’” untuk menjamu para Pejuang Subuh.

Dalam sambutannya, beliau juga mengingatkan pesan renungan: “Ternyata tidak bisa bangun untuk shalat subuh, tapi bisa bangun subuh untuk menyiapkan dunia. Padahal dunia tidak memberikan apa-apa selain kain kafan dan segunduk tanah untuk kita dikuburkan di dalamnya.”

Muassis: Mari Istiqamah, Pekan Depan di Sidrap

H. Bakhtiar Syarifuddin selaku Muassis Majelis Syuhada menyampaikan terima kasih kepada DKM, Majelis Taklim Nurul Yasin, dan seluruh tamu undangan. Turut hadir Walikota Parepare H. Tasming Hamid, para Kepala Dinas, diantara nya La Ode Rachman, Camat Bacukiki Barat, Lurah Cappagalung, Ketua FK LPMK parepare, Dewan Syuro H. Pangerang Rahim, Ketua Pembina H. Muhabbar, dan Ketua Dewan Penasehat H. Tajuddin Ilyas.

“Gerakan ini bersifat sosial dan agamais. Saya berharap kita semua tetap istiqamah dalam kehidupan sehari-hari,” kata H. Bakhtiar.

Beliau juga mengumumkan bahwa InsyaAllah Safari Shalat Subuh pekan depan akan dilaksanakan di Masjid Babul Jannah, Carawali, Kabupaten Sidrap.

Ustadz Abd Latief Kadir: Shalat Subuh Disaksikan MalaikatCeramah subuh disampaikan oleh Al Ustadz Dr Abd Latief Kadir. Dalam tausiahnya, beliau menekankan keutamaan shalat subuh berjamaah.

“Guru’ta di Pondok pesantren Mangkoso pernah berpesan, kalau ingin melihat orang islam yang banyak lihatlah saat lebaran idul fitri, tapi bila mau lihat islam mateppe’ (beriman kepada allah) lihatlah saat Subuh. Dan Alhamdulillah di Parepare ini banyak orang mateppe,” ucapnya.

Ustadz Abd Latief mengutip hadis Rasulullah SAW:

“Dua rakaat shalat sunnah Subuh lebih baik daripada dunia dan seisinya.” HR. Muslim

“Barangsiapa shalat Subuh, maka dia berada dalam jaminan Allah.” HR. Muslim

Beliau juga mengingatkan bahwa shalat Subuh disaksikan oleh malaikat penjaga malam dan siang, sebagaimana dalam QS. Al-Isra: 78. Di akhir ceramah, beliau mengajak jamaah untuk istiqamah, perbanyak sedekah subuh, dan mempererat silaturahmi.

Walikota: Majelis Syuhada Kekuatan Doa untuk ParepareWalikota Parepare, H. Tasming Hamid yang turut hadir dalam kesempatan itu menyampaikan apresiasinya.

“Gerakan Majelis Syuhada ini luar biasa. Ini bukan organisasi formal, tapi sebuah komunitas yang mampu menghimpun begitu banyak Pejuang Subuh. Pergerakannya bersifat sosial sekaligus agamais. Ini patut kita acungi jempol,” ungkapnya.

Walikota juga berterima kasih kepada seluruh jamaah yang mendoakan Parepare dan para pemimpinnya. “InsyaAllah Pemkot tetap memprioritaskan dan memperhatikan keluhan serta kebutuhan majelis demi kemaslahatan umat. Karena majunya sebuah kota bukan hanya karena pembangunan fisik, tetapi juga karena kerohanian umatnya,” tambahnya.

Penutup dengan Silaturahmi dan Sarapan BersamaRangkaian kegiatan ditutup dengan sesi silaturahmi antar jamaah, pejabat, dan pengurus masjid. Suasana kekeluargaan semakin hangat dengan jamuan sarapan bersama Nasu Bale Menre’ yang telah disiapkan DKM.

Dengan semangat “Turung Barakka Pole Ri Puang Allah Ta’ala”, diharapkan keberkahan Allah terus turun untuk Kota Parepare dan seluruh Pejuang Subuh,

“Sekurus kurusnya ikan pasti ada dagingnya, dan segemuk gemuknya ikan pasti ada tulangnya” ..

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *