Scroll keatas untuk lanjut baca artikel berita lainnya
Example 314x314
Example floating
Example floating
Example 728x250
Barru

Barru Dipercaya Jadi Lumbung Benih Jagung Unggul, Kolaborasi Pemkab–Unhas–Taiwan Buka Peluang Petani Naik Kelas

52
×

Barru Dipercaya Jadi Lumbung Benih Jagung Unggul, Kolaborasi Pemkab–Unhas–Taiwan Buka Peluang Petani Naik Kelas

Sebarkan artikel ini

Dentumnusantara.comBarru – Kabupaten Barru kembali menegaskan posisinya sebagai salah satu daerah strategis dalam pengembangan sektor pertanian di Sulawesi Selatan. Hal itu ditandai dengan penanaman perdana benih jagung varietas JJUH (Jagung Jago Unhas) di lahan percontohan seluas lima hektare milik Kelompok Tani Suka Damai, Desa Siawung, Kecamatan Barru, Jumat (7/8/2026).

Program ini merupakan hasil kolaborasi Pemerintah Kabupaten Barru dengan Fakultas Pertanian Universitas Hasanuddin (Unhas) yang didukung Taiwan International Cooperation and Development Fund (ICDF Taiwan). Barru bahkan dipercaya menjadi salah satu dari lima kabupaten di Sulawesi Selatan sebagai lokasi penangkaran benih induk (parent seed) jagung.

Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari, menegaskan bahwa kemajuan sektor pertanian tidak bisa dibangun secara parsial, melainkan melalui kolaborasi berbagai pihak atau pendekatan Pentahelix yang melibatkan pemerintah, perguruan tinggi, dunia usaha, masyarakat, dan media.

“Kolaborasi ini menjadi kekuatan besar untuk menghadirkan inovasi di sektor pertanian. Pemerintah Kabupaten Barru berkomitmen mendukung setiap upaya yang mampu meningkatkan produktivitas, kesejahteraan petani, sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah,” ujar Bupati.
Menurutnya, penanaman jagung di tengah musim kemarau menjadi tantangan tersendiri.

Namun, dengan penggunaan benih unggul, penerapan teknologi budidaya modern, serta pendampingan intensif dari para ahli dan penyuluh, tanaman ditargetkan dapat dipanen dalam waktu sekitar tiga bulan.
Bupati juga memberi perhatian khusus terhadap peran penyuluh pertanian sebagai ujung tombak keberhasilan program di lapangan.

“Kehadiran penyuluh harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh petani. Pendampingan yang konsisten menjadi kunci keberhasilan program, dan kinerja penyuluh akan terus kami evaluasi,” tegasnya.

Sementara itu, Dekan Fakultas Pertanian Unhas, Prof. Dr. Ir. Rismaneswati, S.P., M.P., mengapresiasi komitmen Pemerintah Kabupaten Barru dalam mendukung pertanian berbasis inovasi dan kemitraan.
Ia menjelaskan bahwa program Jagung JJUH merupakan implementasi kerja sama Fakultas Pertanian Unhas dengan ICDF Taiwan.

Setelah enam tahun sukses mengembangkan komoditas padi di sepuluh kabupaten di Sulawesi Selatan, kerja sama tersebut kini memasuki fase baru dengan fokus pengembangan jagung untuk periode 2026–2028.

“Barru menjadi salah satu dari lima kabupaten yang dipercaya sebagai lokasi penangkaran benih induk atau parent seed. Ini adalah kepercayaan sekaligus peluang besar bagi petani Barru untuk naik kelas sebagai penangkar benih berkualitas,” ungkap Prof. Rismaneswati.

Ia menjelaskan, seluruh hasil panen berupa tongkol jagung dari lahan penangkar akan dibeli langsung oleh Unhas bersama ICDF Taiwan untuk diproses menjadi benih sebar yang selanjutnya didistribusikan kepada petani di berbagai daerah.

Untuk menjaga kualitas benih, Unhas bersama ICDF Taiwan juga menyiapkan dukungan sarana dan prasarana, menempatkan koordinator wilayah serta asisten lapangan, sekaligus memberikan pendampingan teknis secara berkelanjutan. Para petani penangkar diharapkan disiplin menerapkan standar operasional prosedur (SOP) agar kemurnian genetik dan mutu benih tetap terjaga.

Melalui penanaman perdana ini, Pemerintah Kabupaten Barru bersama Fakultas Pertanian Unhas berharap dapat melahirkan model pengembangan benih jagung unggul yang berkelanjutan, meningkatkan produktivitas pertanian, memperkuat ketahanan pangan, sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi petani Barru melalui produksi benih berkualitas.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Barru Dr. Ir. Abustan A. Bintang, M.Si., Wakil Ketua DPRD Barru Andi Yenni, S.E., Anggota DPRD Herman Jaya, unsur Forkopimda, jajaran akademisi Fakultas Pertanian Unhas, perwakilan Taiwan Technical Mission Dr. Muhammad Fuad, Dinas PTPHBUN, Bulog Parepare, BPS Barru, Bank Mandiri Cabang Barru, Kepala Desa Siawung Sudirman, S.Sos., Ketua KTNA Kabupaten Barru Drs. A. Subur Toro, serta para ketua dan anggota kelompok tani se-Desa Siawung.

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *