Scroll keatas untuk lanjut baca artikel berita lainnya
Example 314x314
Example floating
Example floating
Example 728x250
Barru

Sekolah Rakyat Barru Resmi Dimulai, Andi Ina: Dari Lawallu Akan Lahir Generasi Pemutus Rantai Kemiskinan

55
×

Sekolah Rakyat Barru Resmi Dimulai, Andi Ina: Dari Lawallu Akan Lahir Generasi Pemutus Rantai Kemiskinan

Sebarkan artikel ini

Dentumnusantara.comBARRU – Senyum, haru, dan harapan mewarnai halaman Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 1 Kabupaten Barru di Desa Lawallu, Kecamatan Soppeng Riaja, Jumat (31/7/2026).

Momentum bersejarah itu ditandai dengan dibukanya secara resmi Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) oleh Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari, S.H., M.Si., sebagai awal perjalanan pendidikan bagi ratusan anak yang selama ini berasal dari keluarga kurang mampu.
Acara berlangsung khidmat diawali dengan penampilan seni dari peserta didik SRT 1 Kabupaten Barru bersama SRT 65 Kabupaten Pangkep.

Suasana semakin semarak saat dilakukan penyerahan seragam sekolah dan penyematan kartu identitas kepada perwakilan siswa sebagai simbol dimulainya kehidupan baru mereka di Sekolah Rakyat.

Dalam sambutannya, Bupati Andi Ina menyebut kehadiran Sekolah Rakyat bukan sekadar pembangunan fisik sebuah sekolah, tetapi wujud nyata kehadiran negara dalam memberikan kesempatan yang sama kepada setiap anak untuk memperoleh pendidikan yang layak.

“Hari ini adalah hari yang sangat membahagiakan bagi masyarakat Barru. Sekolah Rakyat adalah bukti bahwa negara hadir untuk memastikan tidak ada anak yang tertinggal hanya karena kondisi ekonomi keluarganya,” ujar Andi Ina.

Menurutnya, pendidikan merupakan investasi paling berharga dalam membangun masa depan daerah. Karena itu, Pemerintah Kabupaten Barru berkomitmen memastikan tidak ada lagi anak yang kehilangan kesempatan belajar akibat keterbatasan ekonomi.

Atas nama Pemerintah Kabupaten Barru, Andi Ina menyampaikan apresiasi kepada Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, atas lahirnya Program Sekolah Rakyat yang kini telah hadir di Kabupaten Barru. Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada Kementerian Sosial, Kementerian Pekerjaan Umum, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, DPRD, Forkopimda, serta seluruh pihak yang telah bergotong royong mewujudkan operasional sekolah tersebut.

Di hadapan para siswa, Bupati memberikan pesan penuh motivasi agar mereka berani menggantungkan cita-cita setinggi mungkin.

“Jangan pernah takut bermimpi besar. Sekolah ini hadir untuk mengubah hidup kalian. Saya yakin, dari sekolah ini akan lahir pemimpin-pemimpin masa depan Barru, bahkan Indonesia,” katanya disambut tepuk tangan para peserta.

Ia menjelaskan bahwa MPLS bukan hanya ajang mengenal lingkungan sekolah, melainkan awal pembentukan karakter, kedisiplinan, tanggung jawab, serta semangat kebersamaan. Para siswa juga diingatkan untuk menghormati guru, saling menghargai sesama teman, menjauhi perundungan, serta menjadikan sekolah sebagai rumah kedua yang aman dan menyenangkan.

“Kalian adalah anak-anak hebat. Belajarlah dengan sungguh-sungguh, jangan menyerah oleh keadaan, karena masa depan ditentukan oleh semangat dan usaha kalian hari ini,” pesannya.

Bupati juga memberikan ketenangan kepada para orang tua dengan memastikan seluruh kebutuhan dasar peserta didik telah dipersiapkan pemerintah, mulai dari pendidikan, tempat tinggal di asrama, makanan bergizi, layanan kesehatan, hingga pembinaan karakter.

“Saya ingin seluruh orang tua merasa tenang. Anak-anak kita berada di tempat yang tepat untuk tumbuh menjadi generasi yang cerdas, sehat, berkarakter, dan siap menghadapi masa depan,” tuturnya.

Kepada para guru dan tenaga kependidikan, Andi Ina berpesan agar mendidik dengan hati, memberikan kasih sayang layaknya kepada anak sendiri, serta membangun karakter peserta didik seiring peningkatan prestasi akademik.

Sementara itu, Kepala SRT 1 Kabupaten Barru, Haris, menjelaskan bahwa seluruh peserta didik direkrut melalui proses penjangkauan langsung oleh pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) bersama Dinas Sosial untuk memastikan penerima manfaat berasal dari keluarga desil 1 dan desil 2.

Saat ini Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Barru menampung 440 peserta didik jenjang SD, SMP, dan SMA, termasuk siswa titipan dari Kabupaten Pangkep. Fasilitas sekolah didukung ruang belajar yang representatif, asrama berkapasitas 168 siswa, serta Water Treatment Plant (WTP) berkapasitas 84 meter kubik guna memenuhi kebutuhan air bersih.

Dalam waktu dekat, sekolah ini juga akan menerima lima Taruna Akademi Militer beserta dua pendamping sebagai bagian dari kolaborasi antara Kementerian Pertahanan dan Kementerian Sosial dalam memperkuat pendidikan karakter.

Pembukaan MPLS turut dihadiri Wakil Bupati Barru, perwakilan Kementerian Sosial dan Kementerian Pekerjaan Umum, Kepala Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Selatan, unsur Forkopimda, pimpinan DPRD, Sekretaris Daerah, para kepala OPD, camat, lurah, kepala desa, Kepala SRT Kabupaten Pangkep, guru, pendamping PKH, orang tua siswa, serta seluruh peserta didik baru.

Dengan dimulainya kegiatan belajar di Sekolah Rakyat Terintegrasi 1, Kabupaten Barru membuka lembaran baru dalam pemerataan pendidikan.

Harapannya, sekolah ini menjadi ruang lahirnya generasi unggul yang mampu mengubah masa depan keluarganya sekaligus menjadi kekuatan baru bagi pembangunan daerah.

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *