Dentumnusantara.comBARRU – Pemerintah Kabupaten Barru kembali menunjukkan performa positif dalam pengelolaan keuangan daerah. Di tengah tuntutan percepatan pembangunan dan peningkatan pelayanan publik, realisasi belanja Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Barru Tahun Anggaran 2026 berhasil mencapai 44,27 persen, menempatkan daerah ini di peringkat keenam kabupaten/kota dengan realisasi belanja tertinggi di Sulawesi Selatan.
Data yang dirilis Direktorat Jenderal Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri tersebut juga menempatkan Kabupaten Barru dalam jajaran 10 besar daerah dengan realisasi belanja APBD terbaik di Sulawesi Selatan. Angka tersebut bahkan berada di atas rata-rata nasional, menjadi indikator bahwa pelaksanaan program pembangunan di Barru berjalan sesuai target dan tahapan yang telah ditetapkan.
Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari, menyampaikan apresiasi kepada seluruh perangkat daerah yang dinilai telah bekerja secara optimal dalam mengawal pelaksanaan program dan kegiatan pemerintah sehingga realisasi anggaran terus menunjukkan tren yang menggembirakan.
“Saya bersama Bapak Wakil Bupati Barru mengapresiasi seluruh perangkat daerah yang telah bekerja mengawal pelaksanaan program dan kegiatan sehingga realisasi anggaran Kabupaten Barru dapat berada di jajaran 10 besar di Sulawesi Selatan.
Capaian ini menunjukkan bahwa agenda pembangunan yang telah direncanakan berjalan sesuai tahapan,” ujar Andi Ina dalam keterangan tertulisnya, Rabu (29/7/2026).
Menurut Bupati, tingginya realisasi belanja daerah bukan sekadar mencerminkan kemampuan menyerap anggaran, tetapi juga menjadi ukuran bergeraknya roda pembangunan yang berdampak langsung terhadap masyarakat.
Ia menegaskan bahwa setiap rupiah yang dibelanjakan pemerintah harus mampu menghadirkan manfaat nyata, baik melalui peningkatan kualitas pelayanan publik, pembangunan infrastruktur, maupun berbagai program yang menyentuh kebutuhan masyarakat.
“Di saat yang sama, tugas kami adalah memastikan setiap program yang dilaksanakan tidak hanya berjalan dengan baik, tetapi juga memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat, baik melalui peningkatan kualitas pelayanan publik maupun pembangunan yang dapat dirasakan secara langsung oleh warga,” jelasnya.
Lebih lanjut, Andi Ina menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Barru untuk terus menjaga kualitas pengelolaan APBD melalui percepatan pelaksanaan program prioritas, peningkatan akuntabilitas, serta pengawasan yang ketat terhadap setiap penggunaan anggaran.
Langkah tersebut diharapkan mampu menjaga momentum pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus mempercepat terwujudnya pembangunan yang inklusif, efektif, dan berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Capaian ini menjadi sinyal positif bahwa tata kelola keuangan daerah di Kabupaten Barru semakin efektif dan adaptif. Dengan realisasi belanja yang terus meningkat, Pemerintah Kabupaten Barru optimistis berbagai program strategis dapat direalisasikan tepat waktu sehingga manfaat pembangunan semakin dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat.
















