DENTUMNUSANTARA.COM, Barru — Riuh semangat generasi muda memenuhi Alun-Alun Colliq Pujie Kabupaten Barru saat kegiatan Alun-Alun English Camp Chapter 2 resmi dibuka oleh Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari, Jumat (22/5/2026).
Kegiatan yang digagas Karang Taruna Kabupaten Barru bersama organisasi kepemudaan (OKP) itu tidak sekadar menjadi ajang belajar bahasa Inggris, tetapi juga momentum membangun optimisme dan daya saing generasi muda Barru menghadapi era globalisasi.
Di hadapan sekitar 200 peserta dari tingkat SLTP dan SLTA se-Kabupaten Barru, Andi Ina menegaskan bahwa kemampuan bahasa asing kini menjadi kebutuhan penting agar generasi muda mampu bersaing dan mengambil peran dalam pembangunan daerah.
“Kalau kalian menguasai bahasa Inggris, maka kalian tidak hanya menjadi penonton, tetapi bisa menjadi pelaku yang ikut memajukan daerah kita tercinta, Kabupaten Barru,” ujarnya.
Namun demikian, Bupati perempuan pertama di Barru itu mengingatkan bahwa penguasaan bahasa internasional harus tetap diimbangi dengan penguatan nilai-nilai agama dan budaya.
Ia meminta para peserta tidak meninggalkan kemampuan membaca Al-Qur’an serta tetap mempelajari bahasa Arab sebagai bagian dari identitas moral dan spiritual generasi muda.
“Jangan pernah berhenti belajar bahasa Inggris, tetapi jangan tinggalkan bahasa Arab. Kalian harus tetap bisa membaca Al-Qur’an dan menjaga nilai-nilai agama,” pesannya.
Dalam suasana penuh antusiasme, Andi Ina juga melontarkan gagasan besar untuk menghadirkan “Kampung Inggris” di Kabupaten Barru. Menurutnya, konsep tersebut sangat mungkin diwujudkan apabila pemuda mampu membangun ekosistem pembelajaran yang konsisten dan kolaboratif.
Ia bahkan meminta Karang Taruna dan organisasi kepemudaan mulai menyiapkan konsep serta tim penggerak, sementara pemerintah daerah siap memberikan dukungan penuh terhadap program tersebut.
“Di daerah lain bisa ada Kampung Inggris, kenapa Barru tidak?. Pemerintah siap mensupport, tinggal bagaimana kepemudaan menjadi yang terdepan untuk mewujudkannya,” tegasnya.
Bupati juga menilai tema kegiatan, “Mempertegas Komitmen Pendidikan Kabupaten Barru yang Lebih Tertata dan Inklusif”, sejalan dengan visi pemerintah daerah dalam membangun sumber daya manusia yang unggul, kreatif, dan percaya diri.
Menurutnya, pendidikan yang inklusif harus mampu memberi ruang bagi seluruh anak-anak Barru untuk berkembang sesuai potensi yang dimiliki.
“Melalui kegiatan ini, kita ingin menegaskan bahwa Kabupaten Barru terus bergerak membangun sistem pendidikan yang lebih baik, lebih tertata, dan memberi kesempatan yang sama bagi seluruh anak-anak Barru untuk berkembang sesuai potensinya,” katanya.
Suasana kegiatan semakin cair ketika Andi Ina membagikan kisah masa kecilnya belajar bahasa Inggris melalui lagu, sajak, hingga membaca Pancasila dalam bahasa Inggris. Cerita tersebut disambut antusias para peserta yang tampak aktif mengikuti jalannya kegiatan.
Di akhir sambutannya, Andi Ina berharap English Camp dapat menjadi ruang pembinaan yang berkelanjutan dan melahirkan generasi muda Barru yang siap menghadapi tantangan global tanpa kehilangan jati diri.
“Ambil sisi positifnya sebanyak-banyaknya. Masa muda adalah masa terbaik untuk belajar dan menyerap hal-hal baik demi masa depan kalian,” tutupnya.
Sebelumnya, Ketua Karang Taruna Kabupaten Barru, Muhammad Ishak, menyampaikan bahwa English Camp tahun ini mendapat dukungan komunitas bahasa Inggris lokal Barru sebagai bentuk kemandirian pemuda dalam membangun budaya belajar di daerah.
Ia juga mengusulkan pembentukan ekosistem bahasa Inggris di kawasan Alun-Alun Barru sebagai ruang literasi dan pembelajaran gratis bagi pelajar SD dan SMP.
Sementara itu, Ketua MPKT Barru, Muh. Yulianto Badwi, mengapresiasi perhatian besar Pemerintah Kabupaten Barru terhadap aktivitas kepemudaan dan pengembangan kapasitas generasi muda.
“Alhamdulillah, tahun lalu kegiatan ini juga dilaksanakan di tempat yang sama oleh Karang Taruna. Ini menunjukkan semangat kepemudaan di Barru terus tumbuh dan berkembang,” ujarnya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Barru, unsur Forkopimda, Ketua Bawaslu, Ketua KPUD, pimpinan OPD, organisasi kepemudaan, pengurus Karang Taruna tingkat kabupaten hingga desa/kelurahan, serta peserta dari berbagai sekolah di Kabupaten Barru.
















