Scroll keatas untuk lanjut baca artikel berita lainnya
Example 314x314
Example floating
Example floating
Example 728x250
KesehatanBarru

Dari Balita hingga Lansia, Andi Syarifuddin Dorong Posyandu Barru Jadi Garda Terdepan Layanan Kesehatan

91
×

Dari Balita hingga Lansia, Andi Syarifuddin Dorong Posyandu Barru Jadi Garda Terdepan Layanan Kesehatan

Sebarkan artikel ini
Oplus_16908288

DENTUMNUSANTARA.COM, BARRU — Pemerintah Kabupaten Barru terus memperkuat transformasi layanan kesehatan masyarakat melalui optimalisasi peran Posyandu sebagai pusat pelayanan dasar yang menyentuh seluruh siklus kehidupan. Komitmen itu ditegaskan dalam kegiatan Rapat Koordinasi dan Evaluasi Tim Pembina Posyandu Kabupaten Barru yang dibuka langsung oleh Andi Syarifuddin di Cafe 3R Desa Lempang, Kecamatan Tanete Riaja, Rabu (20/05/2026).

Kegiatan tersebut menjadi momentum penting dalam mendukung pelaksanaan Transformasi Layanan Primer melalui Posyandu yang kini tidak lagi hanya berfokus pada pelayanan ibu dan anak, tetapi berkembang menjadi layanan kesehatan terpadu bagi seluruh kelompok usia masyarakat.

Hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah pimpinan OPD lingkup Pemerintah Kabupaten Barru, di antaranya Dinas Kesehatan, Bapperida, Dinas PMDPPKB, Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Anak, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Dinas Lingkungan Hidup, Satpol PP dan Damkar, para camat se-Kabupaten Barru, Tim Penggerak PKK Kecamatan, Kepala Puskesmas, serta peserta lintas sektor lainnya.

Dalam sambutannya, Andi Syarifuddin menegaskan bahwa Posyandu kini telah mengalami perubahan besar dalam sistem pelayanan kesehatan masyarakat.

“Sekarang Posyandu telah bertransformasi melayani seluruh kluster usia hidup, mulai dari balita, ibu hamil, ibu menyusui, ibu bersalin, anak usia sekolah, usia dewasa hingga lansia. Artinya pelayanan ini menjadi lebih holistik dan terpadu,” ujarnya.

Menurutnya, Posyandu memiliki posisi strategis sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan masyarakat, khususnya dalam memperkuat upaya promotif dan preventif agar masyarakat semakin sadar pentingnya pola hidup sehat.

Sekda Barru juga menekankan pentingnya dukungan Dana Alokasi Khusus (DAK) dalam menunjang program pelayanan dasar tersebut. Ia menyebut program yang mendapat dukungan pemerintah pusat wajib dijalankan secara maksimal di seluruh tingkatan pemerintahan.

“Pemerintah pusat ingin memastikan program pelayanan dasar seperti ini berjalan di semua daerah dan semua tingkatan. Karena itu daerah tidak boleh lalai dalam pelaksanaannya,” tegasnya.

Dalam forum koordinasi itu, Sekda mengingatkan pentingnya evaluasi berkala untuk mengidentifikasi capaian program sekaligus menemukan solusi terhadap berbagai kendala yang dihadapi di lapangan.
Ia juga meminta seluruh perangkat terkait menerapkan langkah-langkah kerja yang terukur agar proses monitoring dan evaluasi dapat berjalan efektif.

“Semua harus memiliki standar, waktu pelaksanaan, dan penanggung jawab yang jelas sehingga program benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tambahnya.
Lebih lanjut, Andi Syarifuddin menyoroti pentingnya tingkat kunjungan masyarakat ke Posyandu sebagai indikator keberhasilan layanan kesehatan dasar.

Dalam upaya percepatan penanganan stunting, ia menekankan konsep “Empat Pasti”, salah satunya memastikan seluruh sasaran terdata secara lengkap.

Mulai dari remaja, calon pengantin, ibu hamil, ibu menyusui hingga balita, seluruhnya harus terdata dalam wilayah kerja Posyandu masing-masing agar intervensi kesehatan dapat dilakukan secara tepat sasaran.

Dalam kegiatan tersebut juga diungkapkan bahwa Posyandu Siklus Hidup Aktif di Kabupaten Barru mengalami peningkatan sebesar 21,8 persen dari total 275 Posyandu yang ada. Peningkatan ini menunjukkan semakin kuatnya sinergi lintas sektor dalam mendukung transformasi layanan primer di Kabupaten Barru.

“Transformasi layanan primer menuntut perubahan cara kerja yang lebih terpadu, responsif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana, Wirdha, menyampaikan bahwa rapat koordinasi tersebut menjadi forum penting untuk menyelaraskan arah kebijakan, program, dan pelaksanaan kegiatan Posyandu mulai dari tingkat kabupaten hingga desa.

Menurutnya, kegiatan ini bertujuan memperkuat koordinasi lintas sektor, mengevaluasi capaian program, serta menyusun langkah tindak lanjut yang lebih terarah demi meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat di Kabupaten Barru.

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *