Scroll keatas untuk lanjut baca artikel berita lainnya
Example 314x314
Example floating
Example floating
Example 728x250
Barru

Barru Pacu Tanam Serentak, Pertanian Digenjot Jadi Motor Utama Ekonomi Daerah

81
×

Barru Pacu Tanam Serentak, Pertanian Digenjot Jadi Motor Utama Ekonomi Daerah

Sebarkan artikel ini

DENTUMNUSANTARA.COM, Barru, 30 April 2026 — Komitmen Pemerintah Kabupaten Barru dalam menjadikan sektor pertanian sebagai pilar utama pembangunan kembali ditegaskan melalui kegiatan percepatan tanam program optimasi lahan (Opla) di Kelurahan Sepe’e, Kecamatan Barru, Kamis (30/4). Kegiatan ini merupakan bagian dari gerakan tanam serentak nasional yang dipusatkan di Kabupaten Agam.

Penanaman padi secara simbolis dilakukan langsung oleh Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari, bersama Tenaga Ahli Menteri Pertanian, unsur Forkopimda, akademisi dari Polbangtan Gowa, serta para petani setempat.

Dalam sambutannya, Bupati Andi Ina menegaskan bahwa sektor pertanian merupakan “jantung” perekonomian daerah, mengingat mayoritas masyarakat Barru menggantungkan hidup dari sektor ini. Ia juga menekankan pentingnya pengelolaan pertanian oleh sumber daya manusia yang kompeten.

“Pertanian adalah jantungnya Kabupaten Barru. Sektor ini harus ditangani oleh orang-orang yang tepat,” ujarnya.

Ia turut mengapresiasi kolaborasi berbagai pihak, mulai dari akademisi, penyuluh pertanian, hingga dukungan lembaga seperti Bulog dan perbankan. Peran Bulog dinilai strategis dalam menjaga stabilitas harga gabah petani yang saat ini berada di kisaran Rp6.500 hingga Rp7.200 per kilogram.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik, pertumbuhan ekonomi Barru meningkat dari 4,93 persen pada 2024 menjadi 5,16 persen dalam setahun terakhir, melampaui rata-rata nasional sebesar 5,12 persen. Capaian ini disebut sebagai bukti nyata kontribusi sektor pertanian terhadap perekonomian daerah.

Peningkatan produksi juga didorong oleh program Luas Tambah Tanam (LTT) dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia. Dengan luas baku sawah sekitar 15.000 hektare, Barru mampu meningkatkan luas tanam hingga mendekati 36.000 hektare melalui peningkatan indeks pertanaman.

“Yang tadinya satu kali panen bisa dua kali, bahkan tiga kali. Itulah kekuatan LTT,” jelasnya.

Sementara itu, Tenaga Ahli Menteri Pertanian Bidang Percepatan Program Strategis, Abdul Haris Bahrun, memberikan apresiasi atas kinerja Pemerintah Kabupaten Barru. Ia menyebut daerah ini sebagai salah satu wilayah strategis dalam program optimasi lahan nasional seluas 50.000 hektare.

Menurutnya, Barru dikenal sebagai daerah dengan produktivitas padi tinggi di Sulawesi Selatan, bahkan mampu mencapai 6 hingga 7 ton per hektare. Data produksi pun menunjukkan tren peningkatan dari sekitar 129 ribu ton menjadi 139 ribu ton.

“Barru selalu menorehkan prestasi. Produktivitasnya tinggi, bahkan bisa mencapai 7 ton per hektare,” ungkapnya.

Dalam menghadapi tantangan perubahan iklim, termasuk potensi El Niño, pemerintah mendorong penggunaan benih unggul berumur genjah, optimalisasi pompanisasi, serta penguatan sistem irigasi. Program benih mandiri juga terus dikembangkan guna meningkatkan efisiensi dan ketahanan produksi.

Kepala Dinas Pangan, Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan Barru, Ahmad, dalam laporannya menyampaikan bahwa pada 2025 Barru memperoleh alokasi program optimasi lahan seluas 1.943 hektare. Program ini berhasil meningkatkan produksi dan produktivitas hingga 21,83 persen.

Pada kegiatan kali ini, penanaman dilakukan di lahan seluas 50 hektare menggunakan varietas unggul Inpari. Sementara untuk musim tanam berikutnya, direncanakan penggunaan varietas super genjah Cakra Buana dengan masa panen sekitar 75 hari.

Pemerintah Kabupaten Barru menargetkan realisasi tanam optimasi lahan mencapai 600 hektare hingga akhir April 2026, sebagai bagian dari strategi menjaga ketahanan pangan di tengah tantangan iklim.

“Ini langkah strategis agar produksi tetap terjaga meskipun menghadapi perubahan iklim,” tutup Ahmad.

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *