Scroll keatas untuk lanjut baca artikel berita lainnya
Example 314x314
Example floating
Example floating
Example 728x250
Barru

Dari Ubinan ke Ketahanan: Sawah Kabupaten Barru Tunjukkan Produktivitas Menjanjikan

121
×

Dari Ubinan ke Ketahanan: Sawah Kabupaten Barru Tunjukkan Produktivitas Menjanjikan

Sebarkan artikel ini

DentumNusantara.com.Barru, 7 April 2026 — Upaya memperkuat ketahanan pangan nasional kembali ditunjukkan dari tingkat tapak. Melalui Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Mallusetasi, kegiatan pengambilan ubinan padi dilaksanakan di lahan anggota Kelompok Tani To Nepo, Dusun Mareppang, Desa Nepo, Kecamatan Mallusetasi, Selasa (7/4).

Kegiatan ubinan ini bertujuan memperoleh data akurat terkait produktivitas tanaman padi sebagai dasar evaluasi dan perumusan kebijakan sektor pertanian, baik di tingkat daerah maupun nasional.

Ubinan dilakukan pada tanaman padi varietas Pajajaran Agritan, yang merupakan bagian dari program mandiri benih Provinsi Sulawesi Selatan.

Dari hasil pengukuran pada luasan sampel 2 x 4 meter (8 meter persegi), diperoleh hasil panen sebesar 4,92 kilogram. Jika dikonversi, angka tersebut setara dengan sekitar 7,8 ton per hektare—sebuah capaian yang tergolong tinggi dan menunjukkan potensi produksi yang sangat baik.

Kegiatan ini dihadiri oleh sejumlah pihak, di antaranya Penelaah Teknis Kebijakan Kabupaten Barru Muhammad Sadar, penyuluh pertanian Desa Nepo Liza Vibriana, penyuluh swadaya Bahrul Ulum, Babinsa Desa Nepo Serma Sulaeman, serta perwakilan kelompok tani dan tokoh masyarakat setempat.

Penyuluh pertanian Desa Nepo, Liza Vibriana, menyampaikan apresiasi terhadap kinerja petani yang dinilai mampu mengelola budidaya secara optimal.

Menurutnya, keberhasilan tersebut tidak lepas dari kolaborasi yang kuat antara petani, penyuluh, serta dukungan pemerintah.

“Produktivitas yang dicapai ini menjadi bukti bahwa sinergi berbagai pihak berjalan dengan baik. Harapannya, capaian ini bisa terus dipertahankan bahkan ditingkatkan pada musim tanam berikutnya,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa dukungan pemerintah melalui program Kementerian Pertanian, khususnya dalam penyediaan sarana produksi, turut berkontribusi terhadap peningkatan hasil panen.

Sementara itu, Babinsa Desa Nepo, Serma Sulaeman, menegaskan komitmen TNI dalam mendampingi petani sejak masa tanam hingga panen. Selain itu, TNI juga berperan dalam menjaga stabilitas harga gabah sesuai ketentuan pemerintah.

Dengan luas lahan sekitar 15 hektare di Dusun Mareppang, para petani setempat optimistis dapat terus meningkatkan produksi. Mereka berharap sinergi lintas sektor ini tetap terjaga demi mendorong kesejahteraan petani dan memperkuat sektor pertanian daerah.

Semangat “Petani Makmur, Masyarakat Sejahtera” pun menjadi landasan bersama dalam menjaga keberlanjutan produksi pangan dan memperkokoh ketahanan pangan nasional.

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *