Scroll keatas untuk lanjut baca artikel berita lainnya
Example 314x314
Example floating
Example floating
Example 728x250
Barru

Sunyi yang Bersuara: Kisah Remaja Masjid Istighfar Mareppang Menghidupkan Ramadhan

78
×

Sunyi yang Bersuara: Kisah Remaja Masjid Istighfar Mareppang Menghidupkan Ramadhan

Sebarkan artikel ini

DentumNusantara.com.Barru, Mallusetasi — Di tengah semarak bulan suci Ramadhan 1447 H/2026 M, aktivitas para remaja di Masjid Istighfar Mareppang, Desa Nepo, Kecamatan Mallusetasi, Kabupaten Barru, mencuri perhatian. Tanpa banyak sorotan, mereka konsisten menghadirkan pelayanan keagamaan yang memberi dampak nyata bagi masyarakat sekitar.

Setiap sore menjelang berbuka puasa, para remaja masjid tampak sigap menyiapkan takjil untuk jemaah. Kegiatan ini dilakukan secara gotong royong sebagai bentuk kepedulian dan upaya mempererat kebersamaan di lingkungan masjid.

Memasuki waktu malam, mereka kembali berperan aktif dalam mendukung pelaksanaan ibadah salat tarawih. Mulai dari merapikan saf, menyiapkan perlengkapan ibadah, hingga menjaga kenyamanan jemaah selama kegiatan berlangsung.

Tak hanya itu, para remaja juga terlibat dalam pembinaan keagamaan anak-anak. Mereka membimbing generasi muda dalam belajar berwudu, mengenal salat lima waktu, serta menghafal surah-surah pendek.

Edukasi tentang pentingnya menjaga kebersihan masjid turut menjadi bagian dari kegiatan tersebut.
Kegiatan ini terus berlangsung hingga menjelang Idulfitri.

Para remaja masjid ikut ambil bagian dalam persiapan pelaksanaan salat Id, sebagai penutup rangkaian ibadah Ramadhan.
Darman, pembimbing remaja masjid, mengapresiasi dedikasi yang ditunjukkan para anggotanya. Menurutnya, keterlibatan aktif remaja dalam memakmurkan masjid menjadi contoh positif bagi masyarakat.

“Ini bukan sekadar aktivitas rutin, tetapi bentuk keikhlasan dalam beribadah. Kami berharap semangat ini terus berlanjut, tidak hanya di bulan Ramadhan, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Keberadaan remaja Masjid Istighfar Mareppang menunjukkan bahwa masjid tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga pusat pembinaan generasi muda.
Melalui kegiatan sederhana namun konsisten, mereka turut menanamkan nilai kepedulian, kebersamaan, dan tanggung jawab sosial di tengah masyarakat.(*)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *