Scroll keatas untuk lanjut baca artikel berita lainnya
Example 314x314
Example floating
Example floating
Example 728x250
BeritaDaerahHukum&kriminalParepare

Perempuan 27 Tahun Ditemukan Tewas Tergantung di Kost Lantai Dua Indomaret A. Yani Parepare, Pesan Terakhir di Grup Kerja Bikin Merinding

206
×

Perempuan 27 Tahun Ditemukan Tewas Tergantung di Kost Lantai Dua Indomaret A. Yani Parepare, Pesan Terakhir di Grup Kerja Bikin Merinding

Sebarkan artikel ini
Oplus_0

DentumNusantara.com.Parepare – Warga di sekitar Indomaret Jenderal A. Yani KM 3, Kelurahan Lapadde, Kecamatan Ujung, dibuat geger pada Rabu (10/12/25) malam.

Seorang perempuan berusia 27 tahun ditemukan tewas tergantung di kamar kost lantai dua yang berada tepat di atas minimarket tersebut. Suasana yang biasanya ramai mendadak berubah mencekam ketika petugas dan warga memadati lokasi.bunuhdiri.01

Korban diketahui berasal dari Kabupaten Bone dan bekerja di Kota Parepare. Penemuan jasadnya sontak mengundang kepanikan karena tidak ada tanda-tanda sebelumnya bahwa korban tengah menghadapi masalah serius.

Kapolsek Ujung, AKP Muh. Nur Parape, yang turun langsung di lokasi kejadian, menjelaskan bahwa informasi awal diterima dari rekan korban sendiri.

“Informasi awal dari temannya. Setelah laporan masuk, anggota langsung menuju TKP untuk pengecekan. Saat masuk ke kamar, korban sudah ditemukan dalam posisi gantung diri,” ujar Kapolsek.bunuh diri.02

Petugas kemudian melakukan olah TKP bersama Unit Inafis dan Resmob Polres Parepare untuk memastikan kondisi serta kemungkinan adanya unsur lain.

“Penjelajaran oleh unit identifikasi sudah dilakukan. Setelah itu korban dibawa ke rumah sakit untuk pemeriksaan lanjutan,” tambahnya.bunuhdiri.03

Keterangan mengerikan datang dari rekan kerja korban. Ia menyebut tak pernah melihat tanda-tanda keluhan dari korban sebelumnya tidak pernah curhat, tidak pernah mengeluh, bahkan pagi hari sebelum kejadian masih terlihat seperti biasa.

Namun satu hal yang membuat merinding adalah pesan terakhir korban di grup kerja.
“Tadi pagi ji dia kirim pesan di grup… dia bilang capek ma hidup, maaf semua nah, tidak bisama, maaf sahabatku kalau ada salahku semua. Kabari keluargaku nanti nah kalau tidak adama. Itu pesannya,” ungkap rekan korban dengan nada terpukul.

Ironisnya, setelah mengirim pesan tersebut, korban masih sempat bercanda dengan rekan-rekan dan keluar membeli kopi seperti hari biasanya.

Rekan tersebut juga mengaku korban sering terlihat menelepon seseorang, namun tidak tahu siapa yang dihubungi.
“Sering menelpon, tapi tidak tahu dengan siapa. Kita juga tidak bisa ikut campur karena sama-sama sibuk kerja,” ujarnya.

Ia menegaskan, tidak pernah melihat perubahan sikap mencolok dari korban.

Dari informasi yang dihimpun, korban bekerja di salah satu usaha yang bergerak di bidang teknik di Parepare.

Hingga saat ini, polisi masih menyelidiki motif di balik dugaan aksi gantung diri tersebut.

Petugas menelusuri rekaman komunikasi terakhir korban, pesan-pesan pribadi, serta informasi dari rekan dekat dan lingkungan kost.

Jenazah korban kini berada di rumah sakit untuk proses visum dan pemeriksaan lanjutan sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.

Situasi di lokasi TKP sempat diselimuti suasana duka dan kepanikan, sementara warga sekitar masih bertanya-tanya apa yang sebenarnya dialami korban hingga memilih mengakhiri hidup secara tragis.

Example 120x600