Scroll keatas untuk lanjut baca artikel berita lainnya
Example 314x314
Example floating
Example floating
Example 728x250
BeritaDaerahPareparePemerintahan

Pemkot Parepare Siap Mendukung Program Pemagangan Batch II Kemenaker

60
×

Pemkot Parepare Siap Mendukung Program Pemagangan Batch II Kemenaker

Sebarkan artikel ini

DentumNusnatara.com, Parepare – Pemerintah Kota (Pemkot) Parepare siap mendukung dan menyukseskan program pemagangan batch II dari Kementrian Ketenagakerjaan (Kemenaker) yang menargetkan 80.000 lebih peserta magang fresh graduate.

Hal ini kemukakan langsung oleh Wali Kota Parepare,Tasming Hamid. “Kami pemerintah Kota Parepare siap mendukung program pemagangan nasional batch II untuk fresh graduate dari Kemenaker,” Katanya kepada BERITA.NEWS, Kamis (06/11/2025).

Sementara, Kepala Bidang (Kabid) Penempatan dan Pelatihan Ketenagakerjaan Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Parepare, La Ode Arwah Rahman, mengatakan, pihaknya telah melakukan sosialisasi program pemagangan nasional ini dari awal bulan Oktober melalui akun sosial media Disnaker Parepare dan UPTD BLK Parepare.

“Tidak hanya melalui media sosial kami lakukan sosialisasi, kami juga secara langsung menghubungi perusahaan-perusahaan yang dianggap potensial menjadi peserta dalam proses pemagangan nasional ini. Ada sekitar kurang lebih 30 perusahaan yang kami hubungi secara langsung,” Terang La Ode.

Lebih lanjut,La Ode mengatakan bahwa dalam mendukung upayah pemerintah menciptakan SDM Ketenagakerjaan yang kompeten, pihaknya berharap perusahaan yang ada di Kota Parepare dapat berpartisipasi dalam program pemagangan nasional.

“Program ini juga merupakan visi misi dari bapak Wali Kota Parepare, Tasming Hamid dalam peningkatan jumlah lapangan kerja dan perluasan lapangan kerja,” Lanjutnya.

Pada program pemagangan nasional batch I untuk fresh graduate, hanya ada tiga perusahaan di Kota Parepare yang ikut berpartisipasi.

La Ode berharap perusahaan yang ada di Kota Parepare dapat lebih banyak lagi ikut berpartisipasi dalam program pemagangan nasional batch II ini. Mengingat, manfaat besar yang dihasilkan oleh program pemagangan nasional ini sangat besar bagi daerah.

“Semoga lebih banyak lagi perusahaan yang ada di Parepare berpartisipasi dalam program pemagangan nasional ini. Karena, perusahaan mendapatkan tenaga kerja magang yang terseleksi dengan baik oleh Kemenaker,” Harapnya.

“Perusahaan juga bisa mendapatkan tenaga kerja magang yang tidak membebani finansial perusahaan karena biaya untuk peserta magang ditanggung pemerintah pusat,” Lanjutnya.

Sebelumnya, Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Yassierli mensosialisasikan Program Pemagangan Nasional Fresh Graduate Batch II kepada kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah secara virtual, Jumat (31/10/2025) lalu. Kegiatan ini digelar untuk memperkuat koordinasi dan memastikan kesiapan seluruh pihak dalam pelaksanaan program magang nasional.

Menaker Yassierli menjelaskan bahwa program ini merupakan inisiatif yang dikoordinasikan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto melalui Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian. Karena itu, ia meminta dukungan penuh dari seluruh pemangku kepentingan agar pelaksanaannya berjalan optimal dan memberi manfaat luas bagi lulusan baru.

“Kami berharap Bapak dan Ibu turut menyukseskan program ini. Kita ingin memberikan solusi bagi adik-adik kita yang baru lulus paling lama satu tahun,” Ujarnya.

Menaker mengungkapkan bahwa pada Batch I program ini menargetkan 20 ribu peserta dan mendapat respons yang sangat baik. Untuk Batch II, pemerintah menaikkan target menjadi lebih dari 80 ribu peserta agar kesempatan magang berkualitas dapat merata di seluruh provinsi.

“Antusiasme dari para lulusan sangat besar. Kami berharap kuota Batch II dapat dimanfaatkan seoptimal mungkin sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan di seluruh daerah,” ucapnya.

Menaker menambahkan bahwa pada Batch II, penyelenggara magang tidak hanya berasal dari perusahaan, tetapi juga kementerian dan lembaga pemerintah pusat, termasuk unit-unit kerja vertikal di daerah. Perluasan ini membuka peluang lebih luas dan beragam bagi peserta dalam memilih lokasi magang.

Program Pemagangan Nasional Fresh Graduate Batch II berlangsung selama enam bulan. Peserta akan menerima uang saku setara upah minimum kabupaten/kota, memperoleh perlindungan BPJS Ketenagakerjaan yang mencakup Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM), serta mendapatkan sertifikat setelah menyelesaikan program.

Menaker juga menekankan pentingnya pengawasan agar program tidak disalahgunakan. Kemnaker telah menyiapkan sistem monitoring and evaluation (monev) serta kanal pengaduan untuk memastikan pelaksanaan sesuai aturan.

“Kita tidak ingin magang dijadikan sarana eksploitasi. Karena itu, setiap peserta wajib mengisi aktivitas harian di platform yang disiapkan, dan instansi maupun perusahaan wajib menyediakan mentor untuk membimbing mereka,” tegasnya.(**)

Example 120x600