Scroll keatas untuk lanjut baca artikel berita lainnya
Example 314x314
Example floating
Example floating
Example 728x250
BeritaDaerahParepare

Rencana Kuburan Pribadi di Tengah Permukiman Ditolak, Lurah Cappa Galung Tunda Pembangunan – Kapolsek Bacukiki Barat Siap Kawal Mediasi

73
×

Rencana Kuburan Pribadi di Tengah Permukiman Ditolak, Lurah Cappa Galung Tunda Pembangunan – Kapolsek Bacukiki Barat Siap Kawal Mediasi

Sebarkan artikel ini
pertemuan warga di kantor kelurahan saat dilakukan mediasi, dihadiri oleh Lurah dan Bhabinkamtinmas Aipda Kasril

DentumNusantara.com.Parepare – Penolakan warga terhadap rencana pembangunan lahan kuburan pribadi di tengah permukiman Kelurahan Cappa Galung, Kecamatan Bacukiki Barat, Parepare, mendapat perhatian serius dari pemerintah kelurahan dan pihak kepolisian.

Lurah Cappa Galung, Ansar, menegaskan bahwa rencana pembangunan tersebut resmi ditunda hingga proses mediasi antara pemilik lahan dan warga yang menolak selesai dilakukan.

“Kami sudah menerima aduan dari masyarakat. Untuk menghindari konflik, aktivitas di lokasi kami hentikan sementara sambil menunggu mediasi,” jelas Ansar kepada Dentum Nusantara.com, usai kegiatan Jumat Curhat di Polsek Bacukiki.

Polisi Turut Memantau Situasi

Kapolsek Bacukiki Barat, AKP H. Muhammad Amin, membenarkan adanya laporan warga terkait rencana pembangunan kuburan tersebut. Ia menyatakan bahwa pihaknya siap mengawal proses penyelesaian secara damai.

“Terkait rencana pembangunan lahan penguburan pribadi di belakang bengkel Yamaha RT 03 RW 01 kelurahan cappa galung kecamatan bacukiki,Kami sudah mendengar aduan warga. Prinsipnya, kami mendorong penyelesaian melalui musyawarah agar tidak terjadi gesekan di lapangan,” ujar Kapolsek.

Ia menambahkan bahwa Polsek Bacukiki Barat akan melakukan pemantauan situasi guna memastikan keamanan selama proses mediasi berjalan.

Langkah Mediasi Disiapkan

Menurut Lurah Ansar, pihaknya telah berkoordinasi dengan sejumlah instansi, termasuk Dinas Pekerjaan Umum, yang juga menyarankan agar kegiatan pembangunan ditertibkan sementara.

Pemerintah Kelurahan kini tengah menyusun skema mediasi formal yang akan mempertemukan kedua belah pihak. Tujuannya agar keputusan yang diambil nantinya adil dan dapat diterima bersama.

“Harapan kami, mediasi berjalan lancar dan tidak menimbulkan perpecahan di masyarakat,” tutup Lurah Ansar.(*)

 

Example 120x600