DENTUMNUSANTARA.COM, SIDRAP – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) menggelar kegiatan Seni Kolektif Pelajar Sidrap untuk Dunia Menuju Pendidikan Unggul, Rabu, 21 Januari 2026.
Kegiatan ini berlangsung di jalan rabat beton sepanjang kurang lebih 3 kilometer di sebelah barat Pasar Sentral Rappang, Kecamatan Panca Rijang, Kabupaten Sidrap.
Kegiatan seni kolektif tersebut melibatkan ratusan pelajar dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), hingga Sekolah Menengah Atas (SMA). Para pelajar menampilkan beragam karya dan ekspresi seni sebagai bentuk kreativitas sekaligus dukungan terhadap penguatan karakter dalam dunia pendidikan.
Salah satu peserta, UPT SD Negeri 5 Kulo, mengangkat tema permainan layang-layang di tepi sawah. Tema ini dipilih sebagai upaya memperkenalkan kembali permainan tradisional kepada anak-anak yang kini semakin jarang dimainkan di tengah perkembangan teknologi dan permainan modern.
Permainan layang-layang sendiri identik dengan aktivitas kebersamaan masyarakat pedesaan, yang biasanya dilakukan secara beramai-ramai setelah masa panen usai di area persawahan. Nilai kebersamaan inilah yang ingin ditanamkan kepada peserta didik sejak dini.
Kepala UPT SD Negeri 5 Kulo Hasnawati Kaseng S.Pd menyampaikan bahwa permainan layang-layang tidak hanya bernilai hiburan, tetapi juga sarat edukasi. Menurutnya, permainan tersebut mengajarkan nilai gotong royong, melatih imajinasi, serta meningkatkan kreativitas anak-anak.
“Selain itu, permainan layang-layang juga bermanfaat untuk melatih keterampilan motorik, koordinasi tubuh, serta menumbuhkan sikap tekun dan sabar pada anak,” ujarnya.
Melalui kegiatan seni kolektif ini, Pemerintah Kabupaten Sidrap berharap dunia pendidikan tidak hanya fokus pada aspek akademik, tetapi juga mampu menanamkan nilai budaya, karakter, dan kearifan lokal sebagai bekal pelajar menuju pendidikan yang unggul dan berdaya saing global.
















