DENTUMNUSANTARA.COM, SIDRAP — Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang (UMS Rappang) menggelar rapat tinjauan manajemen bidang akademik di ruang pertemuan lantai dua Gedung Rektorat, Rabu (8/4/2026). Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Rektor I, Dr. Ir. H. M. Rais Rahmat Razak, M.Si.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya evaluasi sekaligus penguatan tata kelola akademik, yang sebelumnya juga telah dibahas bersama para dekan, ketua program studi, serta penanggung jawab Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL).
Dr. Rais Rahmat Razak menjelaskan, rapat kali ini difokuskan pada unsur pelaksana teknis di bidang akademik, seperti lembaga pengembangan pembelajaran, LP3M, pengelola data PDDIKTI, serta unit layanan akademik termasuk perpustakaan.
“Rapat ini meninjau sejumlah keputusan manajemen, termasuk penguatan layanan akademik dan efektivitas sistem pembelajaran,” ujarnya.
Salah satu keputusan penting yang dihasilkan adalah rencana pelaksanaan wisuda dua kali dalam setahun, yakni pada 27 Juni dan Desember 2026.
Selain itu, UMS Rappang juga akan menyesuaikan kebijakan work from home (WFH) dengan tetap mengedepankan kualitas layanan dan pembelajaran. Skema pembelajaran akan memanfaatkan metode hybrid melalui Zoom, Google Meet, maupun platform e-learning kampus.
Dalam perencanaan tersebut, perkuliahan tatap muka akan dioptimalkan pada Senin hingga Rabu, sementara Kamis hingga Sabtu diberikan fleksibilitas untuk pelaksanaan WFH, dengan tetap memastikan layanan akademik berjalan maksimal.
Rapat juga membahas persiapan Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang dijadwalkan berlangsung pada akhir Juni 2026. Kampus akan segera melakukan pendataan peserta, penentuan lokasi desa binaan, serta tema kegiatan.
UMS Rappang turut mendorong optimalisasi penggunaan portal akademik sebagai bagian dari digitalisasi layanan. Penyesuaian peraturan akademik juga akan dilakukan mengacu pada regulasi terbaru pemerintah dan ditargetkan rampung pada 25 April 2026.
Permasalahan sinkronisasi data pada PDDIKTI menjadi perhatian serius. Kampus berupaya memastikan keakuratan status mahasiswa guna menghindari ketidaksesuaian data.
Sebagai langkah strategis, UMS Rappang akan menghadirkan layanan informasi akademik secara berkala setiap hari. Informasi tersebut mencakup pembaruan data PDDIKTI, layanan perpustakaan, alumni dan ijazah, pengembangan pembelajaran, hingga riset dan pengabdian masyarakat.
Dalam evaluasi kinerja, capaian LP3M menjadi salah satu poin positif, terutama dengan meningkatnya jumlah jurnal yang berhasil terakreditasi Sinta. Pihak kampus juga berkomitmen memberikan penghargaan kepada 10 peringkat tertinggi Sinta sebagai bentuk apresiasi.
Sementara itu, layanan perpustakaan akan terus ditingkatkan, termasuk publikasi rutin terkait kunjungan dan ketersediaan referensi guna mendukung kebutuhan civitas akademika.
“Seluruh langkah ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan kualitas layanan dan sistem akademik secara menyeluruh,” tutup Dr. Rais.
















