Scroll keatas untuk lanjut baca artikel berita lainnya
Example 314x314
Example floating
Example floating
Example 728x250
PendidikanDaerahSidrapUMS Rappang

Mahasiswi Pendidikan Bahasa Inggris UMS Rappang Teliti Word Puzzle untuk Tingkatkan Kosakata Siswa

89
×

Mahasiswi Pendidikan Bahasa Inggris UMS Rappang Teliti Word Puzzle untuk Tingkatkan Kosakata Siswa

Sebarkan artikel ini

DENTUMNUSANTARA.COM, SIDRAP – Mahasiswi Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang (UMS Rappang), Nur Fathain, menggelar Seminar Proposal Tesis di Ruang Ujian B07, Jumat (8/5/2026).

Dalam seminar itu, Nur Fathain mengangkat penelitian berjudul _“Implementing Word Puzzle as Media for Teaching Vocabulary in SMP Muhammadiyah Pangsid”_. Penelitian tersebut membahas pemanfaatan media permainan kata atau _word puzzle_ sebagai sarana meningkatkan penguasaan kosakata siswa dalam pembelajaran Bahasa Inggris.

Seminar berlangsung lancar dan dihadiri tim penguji serta dosen pembimbing. Bertindak sebagai ketua penguji Dr. Suhartini Khalik, sekretaris penguji Isumarni, dan anggota penguji Sitti Aisa. Sementara dosen pembimbing terdiri dari Dr. Buhari selaku pembimbing pertama dan Nurul Faradillah sebagai pembimbing kedua.

Dalam pemaparannya, Nur Fathain menjelaskan bahwa penggunaan media _word puzzle_ diharapkan mampu menciptakan suasana belajar yang lebih aktif, interaktif, dan menyenangkan. “Dengan metode ini, siswa lebih mudah memahami serta mengingat kosakata Bahasa Inggris,” ujarnya.

Ia menambahkan, penelitian ini menjadi salah satu bentuk inovasi pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan peserta didik di tingkat sekolah menengah pertama.

Ketua Prodi Pendidikan Bahasa Inggris UMS Rappang, Dr. Sam Hermansyah, mengapresiasi semangat mahasiswa dalam menghadirkan inovasi pembelajaran yang kreatif dan aplikatif. Menurutnya, penelitian semacam ini penting untuk mendukung peningkatan kualitas pendidikan, khususnya pengembangan media pembelajaran yang dapat meningkatkan motivasi belajar siswa.

“Penelitian seperti ini diharapkan tidak hanya menjadi syarat akademik, tetapi juga dapat diterapkan secara nyata di sekolah untuk membantu guru menciptakan pembelajaran yang lebih menarik dan efektif,” kata Dr. Sam.

Ia juga berharap mahasiswa terus mengembangkan budaya riset dan inovasi agar mampu memberi kontribusi positif bagi dunia pendidikan, khususnya di Kabupaten Sidenreng Rappang dan Sulawesi Selatan.

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *