Scroll keatas untuk lanjut baca artikel berita lainnya
Example 314x314
Example floating
Example floating
Example 728x250
PendidikanDaerahSidrap

Mahasiswa KKN Unhas Dorong Kemandirian UMKM di Sidrap lewat Literasi Keuangan dan Digitalisasi

131
×

Mahasiswa KKN Unhas Dorong Kemandirian UMKM di Sidrap lewat Literasi Keuangan dan Digitalisasi

Sebarkan artikel ini

DENTUMNUSANTARA.COM, SIDRAP – Dalam upaya mendorong kemandirian ekonomi masyarakat, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Hasanuddin (Unhas) sukses menggelar kegiatan sosialisasi yang menyasar para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Kegiatan ini berlangsung pada Senin, 19 Januari 2026, bertempat di kediaman Ketua RT 02 yang sekaligus difungsikan sebagai Posko KKN Unhas di Kelurahan Uluale.

Sosialisasi tersebut dihadiri puluhan warga serta pelaku usaha lokal. Kegiatan ini difokuskan untuk menjawab tantangan utama UMKM di era modern, khususnya terkait manajemen keuangan yang masih dilakukan secara konvensional serta keterbatasan akses pasar melalui platform digital.

Dalam agenda tersebut, mahasiswa KKN Unhas memaparkan dua program kerja unggulan. Program pertama bertajuk “Peningkatan Literasi Keuangan UMKM melalui Pencatatan Keuangan Sederhana”, yang dipresentasikan oleh Irensyah Payungbua’, mahasiswi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unhas.

Irensyah menekankan pentingnya pencatatan keuangan bagi pelaku usaha kecil sebagai dasar pengambilan keputusan bisnis. Menurutnya, masih banyak pelaku UMKM yang mencampurkan keuangan pribadi dengan keuangan usaha, sehingga menyulitkan dalam melihat kondisi keuangan yang sebenarnya.

“Pencatatan keuangan merupakan hal penting yang perlu dibiasakan oleh pelaku usaha kecil. Dengan pencatatan yang dilakukan secara konsisten, pelaku UMKM dapat memahami alur keuangan usahanya dan mengambil keputusan yang lebih terarah,” ujar Irensyah dalam pemaparannya.

Melalui program ini, diharapkan pelaku UMKM di Kelurahan Uluale mulai menerapkan pencatatan keuangan sederhana dalam aktivitas usaha sehari-hari guna mendukung pengelolaan keuangan yang lebih tertib dan berkelanjutan.

Program kedua yang disosialisasikan adalah “Upaya Peningkatan Aksesibilitas Bisnis Lokal di Era Digital”, dengan fokus pada pemetaan lokasi UMKM ke dalam platform Google Maps. Program ini dipaparkan oleh Ahmad Maulana Kahfi, mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya Unhas.

Ahmad menjelaskan bahwa keberadaan usaha di Google Maps sangat penting untuk meningkatkan visibilitas dan kepercayaan konsumen, khususnya dari luar wilayah kelurahan. Menurutnya, banyak usaha lokal yang sebenarnya memiliki produk berkualitas, namun sulit dijangkau karena belum terdaftar secara digital.

“Kalau usaha tidak muncul di Google Maps, pembeli dari luar kelurahan akan kesulitan menemukan lokasinya. Dengan Google Maps, pembeli tinggal klik dan langsung mendapatkan petunjuk arah. Usaha yang terdaftar di Google Maps biasanya juga lebih dipercaya,” jelasnya.

Tidak hanya berhenti pada penyampaian materi, mahasiswa KKN Unhas juga melakukan pendampingan langsung kepada pelaku UMKM. Mereka mendatangi satu per satu usaha warga untuk membantu proses pendaftaran lokasi usaha, pengunggahan foto produk, serta pengisian deskripsi usaha secara akurat di Google Maps.

Melalui sinergi antara edukasi literasi keuangan dan pendampingan digitalisasi usaha ini, mahasiswa KKN Unhas berharap UMKM di Kelurahan Uluale dapat semakin mandiri, profesional, dan mampu bersaing di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital.

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *