DENTUMNUSANTARA.COM, SIDRAP — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Inovasi Pengembangan Desa Universitas Hasanuddin Gelombang 114 menggelar seminar program kerja pada Rabu (16/07), bertempat di Aula Kantor Desa Dengeng-Dengeng, Kecamatan Pitu Riase, Kabupaten Sidenreng Rappang. Kegiatan ini menjadi langkah awal dalam pelaksanaan KKN yang bertujuan memaparkan rencana program inovatif kepada pemerintah desa dan masyarakat setempat.
Seminar tersebut dihadiri oleh Kepala Desa Dengeng-Dengeng Bapak Dusmin, jajaran Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Tim Penggerak PKK, Kepala Sekolah SDN 4 Belawae, tokoh masyarakat, serta mahasiswa KKN dari Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang dan IAIN Parepare yang juga tengah melaksanakan KKN di desa yang sama.
Koordinator Desa, Fajrin Amirullah, dalam pemaparannya menyampaikan sejumlah program kerja yang dirancang untuk mendorong pemberdayaan masyarakat dan pengembangan potensi lokal. Beberapa di antaranya meliputi:
- Pembuatan briket dari limbah kulit kakao sebagai alternatif energi ramah lingkungan,
- Pembuatan hand sanitizer alami berbahan daun sirih dan jeruk nipis,
- Produksi lilin aromaterapi berbahan dasar cengkeh,
- Optimalisasi lahan pekarangan untuk budidaya hortikultura,
- Pembuatan lubang biopori sebagai solusi pengolahan limbah organik rumah tangga,
- Peningkatan nilai ekonomi cengkeh melalui desain kemasan inovatif dan penerapan digital marketing.
“Seluruh program dirancang untuk menjawab kebutuhan lokal serta mendukung keberlanjutan ekonomi dan lingkungan masyarakat Desa Dengeng-Dengeng,” ujar Fajrin dalam presentasinya.
Pemerintah desa dan masyarakat setempat menyambut baik paparan program tersebut. Diskusi berlangsung aktif dengan berbagai masukan konstruktif dari peserta agar pelaksanaan program dapat berjalan maksimal dan sesuai dengan kondisi riil desa.
Kepala Desa Dengeng-Dengeng, Bapak Dusmin, dalam sambutannya menyatakan apresiasinya terhadap ide-ide kreatif yang dibawa mahasiswa. “Kami sangat mengapresiasi semangat dan inovasi yang dibawa oleh adik-adik mahasiswa. Harapan kami, kegiatan ini bukan hanya selesai di seminar, tapi benar-benar bisa diimplementasikan dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
Seminar ditutup dengan semangat kolaboratif antara mahasiswa, pemerintah desa, dan masyarakat. Diharapkan program-program inovatif yang telah dirancang mampu memberikan kontribusi nyata dalam membangun dan memberdayakan Desa Dengeng-Dengeng secara berkelanjutan.
















