DENTUMNUSANTARA.COM, SIDRAP – Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sidrap, Sahabuddin Pakkadja, resmi melepas delapan atlet arung jeram untuk berlaga di Kejuaraan Daerah (Kejurda) Arung Jeram Piala Bupati Maros.
Acara pelepasan berlangsung hangat di salah satu warung kopi di Sidrap, Selasa (5/5/2026) malam.
Rombongan atlet didampingi langsung Ketua Federasi Arung Jeram Indonesia (FAJI) Kabupaten Sidrap, Alias. Mereka akan bertanding di Kabupaten Maros pada 7–10 Mei 2026.
Sahabuddin menyampaikan apresiasi dan rasa bangga kepada para kontingen. Ia menegaskan arung jeram bukan olahraga biasa. “Ini olahraga yang menguji nyali, kekompakan, kekuatan fisik, dan kecerdasan membaca arus,” ujarnya.
Tiga Pesan untuk Atlet
Pertama, Sahabuddin menekankan pentingnya kekompakan tim di atas air. “Perahu bisa terbalik hanya karena satu orang tidak seirama. Percaya sama teman satu tim dan dengarkan aba-aba skipper. Kalian menang sebagai tim, kalah juga sebagai tim,” pesannya.
Kedua, ia meminta atlet menjunjung tinggi sportivitas. Menurutnya, menghormati lawan dan wasit adalah sikap mutlak. “Menang dengan cara terhormat jauh lebih berharga daripada sekadar medali,” kata Sahabuddin.
Ketiga, ia berpesan agar kontingen menjaga nama baik daerah. “Di pundak kalian ada nama daerah. Tunjukkan bahwa atlet itu tangguh, santun, dan berprestasi. Bawa pulang medali, tapi yang lebih penting bawa pulang cerita baik tentang sikap kalian,” tutupnya.
















