DENTUMNUSANTARA.COM, SIDRAP — Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), H. Syaharuddin Alrif, melaksanakan kegiatan Tudang Sipulung bersama warga Desa Kanie, Kecamatan Maritengngae, sebagai bentuk penguatan sinergi antara pemerintah daerah dan masyarakat petani. Acara ini turut dihadiri Camat Maritengngae, Andi Surya.
Dalam kegiatan tersebut, Bupati dan warga melakukan tanam padi bersama sebagai simbol komitmen dalam mendukung program nasional Swasembada Pangan. Syaharuddin menyebutkan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program prioritas yang diusungnya dalam Pilkada Sidrap.
“Kegiatan ini merupakan langkah nyata mendukung ketahanan pangan dan peningkatan kesejahteraan petani,” ujar Syaharuddin.
Camat Maritengngae, Andi Surya, turut memberikan apresiasi atas semangat gotong-royong para petani dan kelompok tani (Gapoktan) yang secara aktif membasmi hama di sawah. Ia menegaskan bahwa seluruh kelompok tani di wilayahnya siap mengawal dan mensukseskan program Swasembada Nasional.
Secara statistik, hasil panen gabah di Kabupaten Sidrap mencapai 350 ton per musim panen. Khusus di wilayah Kanie, terjadi peningkatan signifikan hasil pertanian. Syaharuddin pun mengajak masyarakat untuk bersyukur atas capaian tersebut.
“Mari kita syukuri bersama, jangan lupa bersedekah dan meramaikan masjid,” tambahnya.
Dalam pernyataannya, Bupati juga memastikan bahwa ketersediaan sarana produksi pertanian seperti solar, benih, air, dan pupuk berada dalam kondisi lancar. Selain itu, harga gabah yang mengalami kenaikan turut memberikan keuntungan bagi petani.
Saluran irigasi di wilayah Kanie pun dilaporkan dalam kondisi baik. Untuk mendukung pertanian di lahan non-teknis, pemerintah tengah merencanakan program listrik masuk sawah dengan cakupan 1.060 hektare dan anggaran sebesar Rp5 miliar.
Kebijakan baru terkait penyaluran Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan) kini dilakukan melalui Brigade Pangan, bukan lagi melalui kelompok tani. Pemerintah mengalokasikan bantuan senilai Rp5 miliar untuk penguatan brigade ini agar pengelolaan Alsintan lebih efisien dan terintegrasi.
Sebagai bentuk dukungan tambahan, petani di Desa Kanie juga akan menerima bantuan pestisida Racun 38 guna mendukung pengendalian hama tanaman secara efektif.
















