Scroll keatas untuk lanjut baca artikel berita lainnya
Example 314x314
Example floating
Example floating
Example 728x250
DaerahEnrekang

Brigjen TNI Wawan Erawan Tinjau Program Swasembada Pangan di Enrekang

83
×

Brigjen TNI Wawan Erawan Tinjau Program Swasembada Pangan di Enrekang

Sebarkan artikel ini

DENTUMNUSANTARA.COM, ENREKANG – Brigadir Jenderal TNI Wawan Erawan, S.E., M.M., melaksanakan kunjungan kerja ke Kabupaten Enrekang, Rabu (18/6/2025), dalam rangka Monitoring dan Evaluasi (Monev) Program Swasembada Pangan Terpusat yang digagas TNI bersama Pemerintah Daerah.

Kunjungan ini bertujuan untuk meninjau langsung pelaksanaan program ketahanan pangan nasional, dengan fokus pada percepatan pencapaian target swasembada pangan di wilayah Kabupaten Enrekang. Brigjen TNI Wawan Erawan meninjau sejumlah lokasi lahan pertanian, sistem irigasi, serta berdialog dengan petani, Babinsa, dan pejabat pemerintah daerah.

Dalam laporan yang disampaikan Dandim 1419/Enrekang, Letkol Inf Augustiar Adinegoro, S.Hub.Int, dijelaskan bahwa realisasi Luas Tambah Tanam (LTT) reguler tahun 2025 masih terus diupayakan. “Mulai Januari hingga Juni, pencapaian target baru mencapai 7.529 hektare dari target tahunan 16.662 hektare. Masih tersisa 9.133 hektare yang belum terealisasi hingga 16 Juni 2025,” jelasnya.

Dandim juga memaparkan perkembangan penanaman padi gogo di berbagai kecamatan, seperti Curio, Maiwa, Bungin, Alla, Buntu Batu, Baraka, dan Enrekang. Total lahan yang sudah ditanami mencapai 450 hektare, melibatkan 45 kelompok tani. Untuk program optimalisasi lahan tahun 2025, seluas 1.917 hektare lahan tersebar di Kecamatan Maiwa (1.306 ha), Cendana (323 ha), Enrekang (204 ha), dan Baraka (84 ha).

“Langkah percepatan yang kami tempuh antara lain pendampingan peninjauan irigasi dan pengecekan langsung lahan sawah,” tambah Dandim.

Dalam sambutannya, Brigjen TNI Wawan Erawan selaku Ketua Tim Satgas Swasembada Pangan Kementerian Pertanian RI mengingatkan kondisi ketahanan pangan global yang tengah terancam. “Pagi tadi saya mendapatkan informasi bahwa beberapa negara mulai mengalami krisis pangan akibat dampak El Nino dan La Nina,” ungkapnya.

Ia menegaskan pentingnya antisipasi dini di Indonesia melalui penguatan swasembada pangan. “Kami harap seluruh elemen, termasuk pemerintah daerah, dapat bekerja sama dan mengambil langkah-langkah signifikan, termasuk pemanfaatan lompatan teknologi untuk mendukung petani dan meningkatkan hasil produksi di lapangan,” harapnya.

Pemerintah Kabupaten Enrekang menyambut baik kunjungan ini dan menyatakan komitmen penuh dalam mendukung program pertanian melalui peningkatan infrastruktur, pendampingan teknis, serta pembukaan lahan produktif baru.

Rangkaian kunjungan kerja ini diakhiri dengan peninjauan demplot pertanian di Desa Taulan, Kecamatan Cendana, sebagai bentuk komitmen bersama mendukung kedaulatan pangan nasional.

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *