Scroll keatas untuk lanjut baca artikel berita lainnya
Example 314x314
Example floating
Example floating
Example 728x250
ParepareLapas

Perkuat Pembinaan Keagamaan WBP, Lapas Parepare Gandeng Kemenag Gelar Pembelajaran Fikih

24
×

Perkuat Pembinaan Keagamaan WBP, Lapas Parepare Gandeng Kemenag Gelar Pembelajaran Fikih

Sebarkan artikel ini

Pendalaman Ilmu Fikih Diharapkan Tingkatkan Pemahaman Agama dan Kualitas Ibadah Warga Binaan

PAREPARE, DentumNusantara.com – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Parepare terus memperkuat pembinaan kepribadian warga binaan melalui kegiatan keagamaan. Bekerja sama dengan Kementerian Agama (Kemenag) Kota Parepare, Lapas Parepare menggelar pembelajaran ilmu fikih bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), Rabu (4/11/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Masjid At-Taubah Lapas Kelas IIA Parepare tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman warga binaan tentang ajaran Islam, khususnya tata cara pelaksanaan ibadah dan penerapan nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan sehari-hari.

Materi pembelajaran disampaikan Ustaz Suardi, S.HI., M.Pd., dari Kementerian Agama Kota Parepare. Para peserta diberikan pemahaman mengenai dasar-dasar ilmu fikih serta berbagai ketentuan dalam Islam sebagai pedoman menjalankan ibadah.

Pelaksanaan kegiatan turut didampingi petugas Seksi Bimbingan Narapidana dan Anak Didik (Binadik) Lapas Kelas IIA Parepare.

Pelaksana Harian (Plh.) Kepala Lapas Kelas IIA Parepare, Arman, yang juga menjabat Kepala Subbagian Tata Usaha (Kasubbag TU), menegaskan bahwa pembinaan keagamaan merupakan bagian penting dalam membentuk karakter dan mendorong perubahan positif warga binaan.

Menurutnya, pembelajaran fikih diharapkan dapat meningkatkan pemahaman agama, memperbaiki kualitas ibadah, serta menanamkan nilai-nilai keislaman sebagai pedoman dalam kehidupan.

Antusiasme warga binaan terlihat selama mengikuti kegiatan. Mereka menyambut positif pembelajaran tersebut karena menjadi kesempatan untuk memperdalam pengetahuan agama sekaligus memperbaiki diri.

Salah seorang warga binaan mengungkapkan bahwa kegiatan pembelajaran keagamaan sangat bermanfaat. Ia berharap program serupa dapat terus dilaksanakan sehingga ilmu yang diperoleh bisa diterapkan, baik selama menjalani masa pembinaan maupun setelah kembali ke tengah masyarakat.

Kolaborasi Lapas Kelas IIA Parepare dengan Kementerian Agama Kota Parepare ini menjadi bentuk sinergi dalam memperkuat pembinaan spiritual warga binaan.

Melalui kegiatan tersebut, Lapas Parepare berupaya menghadirkan pembinaan yang tidak hanya berfokus pada perubahan perilaku, tetapi juga penguatan iman, moral, dan karakter. Dengan demikian, warga binaan diharapkan memiliki bekal keagamaan untuk menjalani kehidupan yang lebih baik setelah bebas

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *