Scroll keatas untuk lanjut baca artikel berita lainnya
Example 314x314
Example floating
Example floating
Example 728x250
PendidikanDaerahHukum&kriminalParepare

Dugaan Pelecehan Oknum Dosen ITH Parepare Jadi Sorotan, Kampus dan Polisi Buka Suara

156
×

Dugaan Pelecehan Oknum Dosen ITH Parepare Jadi Sorotan, Kampus dan Polisi Buka Suara

Sebarkan artikel ini

DENTUMNUSANTARA.COM, Parepare – Beredarnya isu pelecehan seksual oknum dosen kampus Institut Teknologi Baharuddin Jusuf Habibie (ITH) Parepare berinisial RR terus menjadi perbincangan di sosial media.

Kasat Reskrim Polres Parepare, AKP Agus Purwanto saat di konfirmasi terkait laporan pelecehan seksual oleh oknum dosen dari Kampus ITH Parepare mengatakan belum ada.

“Belum ada laporan yang masuk,” Singkat AKP Agus saat dikonfirmasi, Selasa (27/01/2026).

Sebelumnya, pihak kampus ITH Parepare saat dikonfirmasi terkait oknum dosen yang lecehkan mahasiswi tersebut benar adalah salah satu dosen yang ada di kampus ITH Parepare.

“Iyee, kalau yang ada di foto iyee betul dosen ITH,” Ujar Rektor ITH Parepare, Prof Ansar Suyuti.

Ansar mengatakan, pihak kampus sudah menyikapi terkait oknum dosen yang diduga melecehkan mahasiswi. Dia mengatakan, kasus itu akan ditangani Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Perguruan Tinggi (PPKPT).

“ITH sudah menyikapi informasi yang ada. ITH juga sudah punya tim kekerasan seksual yang diketuai oleh ibu Rosmawati dan anggotanya ada mahasiswa,“ jelasnya.

Sementara itu, Humas ITH Parepare, Surya menegaskan hingga kini belum ada laporan mahasiswa yang menjadi korban pelecehan oknum dosen. Surya mengungkapkan, pihaknya tetap memantau perkembangan informasi tersebut dengan serius.

“Hingga saat ini pihak institusi belum menerima laporan resmi terkait dugaan pelecehan seksual sebagaimana informasi yang berkembang di beberapa media sosial,” kata Surya dalam keterangannya.

Kasus dugaan pelecehan yang menyeret nama oknum dosen tetap menjadi perhatian pihak ITH. Surya memastikan kampus ITH bisa menciptakan kondisi aman dan nyaman bagi mahasiswa.

“Meski demikian, ITH memandang serius setiap informasi yang berkaitan dengan dugaan kekerasan seksual. Dan menegaskan komitmen untuk menciptakan lingkungan akademik yang aman, bermartabat, dan berkeadilan,” ungkapnya.

Surya menjelaskan, dalam menangani kasus tersebut ITH sudah membentuk Tim Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (PPKS) Tahun 2023. Saat ini menjadi tim satuan tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di perguruan Tinggi di tahun 2026.

“Senat Akademik ITH sebagai organ penegakan kode etik sivitas akademika, telah membentuk tim Ad Hoc, sebagai wujud kesiapan institusi dalam menangani isu tersebut sesuai ketentuan yang berlaku,” ujarnya.

Surya mengimbau kepada pihak yang merasa dirugikan atau menjadi korban untuk tidak ragu melapor. ITH menjamin kerahasiaan identitas dan pendampingan bagi korban.

“ITH menyiapkan mekanisme penanganan dan pendampingan yang aman dan berpihak kepada korban apabila yang bersangkutan berkenan melapor,” pungkasnya.

Diketahui, kabar terkait oknum dosen ITH Parepare diduga melecehkan mahasiswi beredar di media sosial. Dalam postingan Instagram, terlihat seorang pria yang disebut oknum dosen diduga lecehkan mahasiswi.

Dalam postingan itu, tertulis ‘Oknum Dosen ITH Parepare diduga lecehkan beberapa mahasiswinya, hingga terlantarkan 2 anaknya’. Selain itu, terlihat ada beberapa tangkapan layar percakapan pengakuan mahasiswi diduga korban pelecehan oknum dosen tersebut.

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *