DentumNusantara.com.Parepare– Anggota DPRD dari Partai Demokrat, Hj. Faridah HS, SE, melaksanakan Temu Konstituen dalam rangka Reses sebagai bagian dari penjaringan aspirasi masyarakat. Dalam kesempatan ini, Faridah menyampaikan sejumlah program pemerintah daerah yang sedang berjalan, sekaligus mendengarkan langsung keluhan warga.
Program Pendidikan
Faridah mengungkapkan, Dinas Pendidikan masih menjalankan program beasiswa bagi siswa tidak mampu dan beasiswa berprestasi.
Bagi warga yang tidak masuk dalam DTKS, orang tua dapat melampirkan suket dari kelurahan dengan syarat penghasilan di bawah Rp1 juta.
Program Kesehatan
Dari Dinas Kesehatan, program yang berjalan mencakup bantuan gizi tambahan di posyandu dan pembiayaan BPJS Kesehatan.
Faridah menegaskan bahwa BPJS dibiayai dari APBD sebesar Rp37.500 per orang.
> “Ini bukan gratis, ini anggaran rakyat. Jadi pelayanan kesehatan harus maksimal,” tegasnya.
Program Sosial
Faridah juga menyampaikan bahwa program bantuan perlengkapan mayat masih tersedia. Namun, ia menyoroti jumlah penerima raskin/rastra yang dinilai tidak sesuai dengan data miskin ekstrem.
> “Penerimanya tercatat 1.947 kepala keluarga, padahal data miskin ekstrem hanya 247 warga. Nanti setelah paripurna kita akan panggil Dinas Sosial,” ujarnya.
Aspirasi Nelayan
Warga nelayan turut menyampaikan keluhan sulitnya akses solar subsidi. Mereka harus mengurus surat ke Dinas Perikanan dan kerap terhambat pemeriksaan aparat.
> “Kasihan nelayan, mereka butuh solar untuk melaut, bukan untuk dijual. Masalah ini akan saya bawa ke paripurna,” tegas Faridah.
Reses ini menjadi wadah silaturahmi sekaligus sarana menyerap aspirasi agar kebijakan pemerintah semakin tepat sasaran dan berpihak pada masyarakat.(*)

















