DentumNusantara.com.Pangkep — Sejumlah warga menggelar aksi protes di Tonasa, menuntut pemerintah segera bertindak atas masalah kebersihan dan polusi debu yang mengganggu aktivitas dan membahayakan kesehatan mereka.
Dalam orasi yang penuh ketegasan, perwakilan warga menyuarakan kekecewaan atas lambannya respons pemerintah setempat. “Kalau pejabat Tunasah tidak dengar keluhan kami, ini akan kami tuntut, Pak!” tegasnya. Warga juga mengancam akan mengambil langkah lebih jauh jika tuntutan mereka tidak diindahkan.
Warga mengeluhkan debu hitam yang cepat menempel di badan dan pakaian hanya dalam waktu 30 menit, bahkan menilai debu itu lebih berbahaya daripada asap rokok, terutama bagi anak-anak dan lansia.
Selain persoalan kebersihan, warga juga meminta perhatian terkait penempatan tenaga kerja di wilayah tersebut yang dianggap tidak merata dan kurang transparan. “Tidak semua diterima, ada yang digantikan. Kami minta keadilan,” lanjut perwakilan warga.
Saat ini, masyarakat menanti respons konkret dari pejabat Tonasa. Jika aspirasi mereka tidak dipenuhi, aksi lanjutan dipastikan akan digelar.(*)
















