DENTUMNUSANTARA.COM, ENREKANG, – Suasana haru dan rasa syukur mewarnai penyambutan kepulangan Jamaah Haji Kabupaten Enrekang Kloter 32 yang telah menuntaskan ibadah haji tahun 1446 Hijriah / 2025 Masehi. Acara sakral tersebut digelar pada Jumat pagi (04/07/2025) di Ruang Pertemuan Kantor Bupati Enrekang dan dihadiri oleh keluarga jamaah, para tokoh masyarakat, serta pimpinan daerah.
Tangis bahagia dan pelukan penuh kerinduan mengalir deras saat para jamaah tiba dan disambut oleh keluarga tercinta. Nuansa religius dan penuh kebersamaan sangat terasa dalam momen ini, menjadi bukti betapa besar cinta dan doa yang mengiringi kepergian serta kepulangan para tamu Allah.
Kapolres Enrekang, AKBP Hari Budiyanto, S.H., S.I.K., M.H., hadir langsung bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) sebagai bentuk penghormatan dan empati terhadap jamaah yang baru saja menyelesaikan salah satu rukun Islam.
Acara dibuka dengan sambutan hangat dari panitia penyelenggara yang mengucapkan selamat datang kepada para jamaah. Doa-doa pun dipanjatkan agar seluruh jamaah menjadi haji yang mabrur serta senantiasa berada dalam lindungan dan ridho Allah SWT.
Dalam sambutannya, Kapolres Enrekang mengungkapkan rasa syukur atas kembalinya para jamaah dalam keadaan sehat dan selamat. Ia juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas kerja sama seluruh pihak yang telah berperan dalam kelancaran proses haji tahun ini, dari pemberangkatan hingga pemulangan.
“Kehadiran kami dari unsur Forkopimda merupakan bentuk kepedulian dan dukungan nyata kepada masyarakat, sekaligus wujud komitmen kami dalam menjaga keamanan dan kenyamanan para jamaah hingga kembali ke pangkuan keluarga tercinta,” ujar Kapolres.
Usai rangkaian acara, prosesi penyerahan jamaah kepada keluarga masing-masing berlangsung secara tertib dan khidmat. Air mata bahagia pun tak terbendung saat keluarga memeluk erat orang-orang tercinta yang telah kembali dari Tanah Suci.
Sebagai penutup dari seluruh pelayanan kepulangan haji tingkat kabupaten, para jamaah kemudian diberangkatkan kembali ke masing-masing kecamatan dengan pengawalan personel Polsek setempat demi memastikan keselamatan dan kenyamanan hingga tiba di kediaman masing-masing.
Penyambutan ini bukan sekadar seremonial, melainkan juga menjadi simbol sinergitas antara Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menjunjung tinggi nilai-nilai keagamaan serta memperkuat ikatan sosial di tengah masyarakat.

















