Scroll keatas untuk lanjut baca artikel berita lainnya
Example 314x314
Example floating
Example floating
Example 728x250
DaerahEnrekang

P4S Laskar Pelangi Enrekang Jadi Lokasi Penerimaan Ambalan Santri Ponpes Nurul Azhar Talawe

317
×

P4S Laskar Pelangi Enrekang Jadi Lokasi Penerimaan Ambalan Santri Ponpes Nurul Azhar Talawe

Sebarkan artikel ini

DENTUMNUSANTARA.COM, Enrekang — Pusat Pelatihan Pertanian Pedesaan Swadaya (P4S) Laskar Pelangi yang berlokasi di Salo Dua, Kecamatan Maiwa, Kabupaten Enrekang menjadi tempat pelaksanaan kegiatan penerimaan Ambalan santri Pondok Pesantren Nurul Azhar Talawe, Desa Damai, Kecamatan Watang Sidenreng, Kabupaten Sidrap.

Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, sejak tanggal 1 hingga 3 Agustus 2025, ini diikuti oleh 78 peserta dengan pendamping enam orang pembina. Rangkaian kegiatan diisi dengan berbagai aktivitas edukatif seperti pengetahuan dasar kepramukaan, edukasi pertanian berbasis teknologi, games, aneka lomba kepramukaan, hingga pertunjukan seni.

Pada hari pertama, para peserta mendapatkan materi edukasi pertanian yang dibawakan langsung oleh pengelola P4S Laskar Pelangi, Benny Arman. Ia juga dikenal sebagai owner bibit cabai unggulan *Salo Dua* yang memiliki motto “Dari desa membangun Bangsa, Dari Salo Dua Mendunia “. Dalam paparannya, Benny menekankan pentingnya pertanian berbasis teknologi yang ramah lingkungan. Ia menjelaskan bahwa penggunaan pupuk organik mampu meningkatkan hasil pertanian tanpa merusak ekosistem. Selain itu, pemilihan bibit unggul menjadi kunci untuk mendapatkan hasil maksimal.

Untuk materi kepramukaan, disampaikan oleh Baharuddin, Am. Pd, seorang pembina Pramuka berpengalaman yang meskipun telah pensiun sejak 19 tahun lalu, tetap aktif dan semangat menyampaikan materi. Ia menekankan bahwa kepramukaan bukan sekadar baris-berbaris atau menyanyi, tetapi lebih pada pembentukan karakter, kemandirian, dan tanggung jawab sebagaimana yang tercantum dalam Satya Darma dan Dasa Darma Pramuka.

Ketua panitia kegiatan, Hendri Noleng, S.Pd., M.Pd., saat ditemui di lokasi mengungkapkan bahwa kegiatan ini tidak hanya berfokus pada kepramukaan semata, namun juga memberi ruang bagi peserta untuk belajar tentang pertanian, perkebunan, dan peternakan. “Harapannya, melalui kegiatan ini, generasi muda bisa tumbuh menjadi pribadi yang disiplin, bertanggung jawab, dan mandiri, sebagai bekal mereka menjadi pemimpin masa depan,” ujarnya.

Selain kegiatan edukatif, peserta juga melakukan penaburan benih ikan mas dan ikan nila di kolam tanah yang berada di lokasi pelatihan. Kegiatan ditutup dengan penerimaan Ambalan dan prosesi unggun api yang berlangsung pada malam terakhir sebagai simbol semangat dan persaudaraan.

Example 120x600