DENTUMNUSANTARA.COM, Sidrap, – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Universitas Hasanuddin (UNHAS) Gelombang 114 yang bertugas di Kelurahan Uluale, Kecamatan Watang Pulu, Kabupaten Sidrap, sukses melaksanakan program kerja bertajuk “Ecobrick sebagai Pemanfaatan Sampah Plastik menjadi Kerajinan Tangan”. Kegiatan ini menyasar siswa-siswi kelas 7 SMPN 1 Watang Pulu dan telah berlangsung sejak 21 Juli hingga awal Agustus 2025.
Program ini diprakarsai untuk meningkatkan kesadaran lingkungan sejak dini, terutama dalam pengelolaan sampah plastik di lingkungan sekolah. Nurul Zhafirah selaku penanggung jawab program menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan menumbuhkan pemahaman bahwa sampah plastik tidak selalu berakhir di tempat pembuangan, namun bisa dimanfaatkan kembali.
“Saya berharap dari proker ini mereka bisa lihat kalau sampah plastik itu bisa dimanfaatkan lagi menjadi sesuatu yang baru dengan fungsi yang baru, jadi meskipun dari sampah plastik, bisaji digunakan lagi,” ungkapnya.
Pelaksanaan program dilakukan melalui dua tahapan utama: sosialisasi dan praktik langsung. Pada tahap awal, mahasiswa KKN memberikan edukasi di tiap kelas 7 mengenai jenis-jenis sampah plastik, dampak negatifnya bagi lingkungan, serta pengenalan teknik ecobrick — yaitu metode mengolah sampah plastik menjadi ‘bata ramah lingkungan’ yang bisa dikreasikan menjadi kerajinan tangan.
Selanjutnya, siswa dikelompokkan berdasarkan kelas dan diarahkan untuk mengumpulkan sampah plastik dari lingkungan sekitar sekolah. Sampah tersebut kemudian diolah menjadi ecobrick secara mandiri dan dikreasikan menjadi berbagai bentuk kerajinan tangan.
Puncak kegiatan berlangsung pada Senin, 4 Agustus 2025, di mana setiap kelas memamerkan hasil kreasi ecobrick mereka. Mahasiswa KKN-T 114 UNHAS memberikan apresiasi atas kerja keras para siswa melalui hadiah berupa tempat sampah dan camilan kecil sebagai bentuk dukungan atas antusiasme mereka.
Mahasiswa KKN berharap program ini dapat terus berlanjut dan diadopsi oleh pihak sekolah sebagai langkah berkelanjutan dalam mengurangi volume sampah plastik dan menanamkan kepedulian terhadap lingkungan sejak dini.
















