DENTUMNUSANTARA.COM, MAKASSAR — Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Sidenreng Rappang, Haslindah Syaharuddin, memaparkan capaian dan program kerja PKK Sidrap dalam kegiatan Evaluasi Semesteran PKK Provinsi Sulawesi Selatan 2025 yang berlangsung di Aula Asta Cita, Rumah Jabatan Gubernur Sulsel, Senin (1/12/2025).
Kegiatan tersebut dihadiri perwakilan PKK dari 24 kabupaten/kota se-Sulawesi Selatan. Dalam forum ini, Haslindah memaparkan berbagai program yang telah dilaksanakan selama delapan bulan terakhir, mencakup seluruh bidang kerja PKK mulai dari Pokja 1 hingga Pokja 4.
Haslindah menjelaskan bahwa program PKK Sidrap dijalankan melalui sinergi dengan perangkat daerah serta mengutamakan pemberdayaan masyarakat di tingkat desa dan kelurahan.
“Seluruh kegiatan dijalankan melalui kolaborasi dengan perangkat daerah serta mengutamakan pemberdayaan masyarakat desa dan kelurahan,” terangnya.
Pada paparannya, Pokja 1 memfokuskan pada penguatan pembinaan keluarga, termasuk peningkatan pola asuh anak dan remaja serta peran perempuan dalam pembentukan karakter keluarga.
Sementara Pokja 2 menjalankan program yang mendorong pengembangan ekonomi kreatif, penguatan UMKM, serta peningkatan kapasitas kelompok UP2K.
Di bidang ketahanan pangan, Pokja 3 mengembangkan berbagai kegiatan seperti pemanfaatan pekarangan, peningkatan produksi tanaman pangan keluarga, hingga penguatan peran Dasawisma.
Adapun Pokja 4 fokus pada kesehatan masyarakat, melalui kampanye perilaku hidup bersih dan sehat, kebersihan lingkungan, serta upaya pencegahan stunting bekerja sama dengan berbagai sektor terkait.
Haslindah juga menegaskan komitmen PKK Sidrap dalam menghadirkan inovasi untuk pelayanan masyarakat. Ia memaparkan sejumlah program yang akan dilanjutkan pada semester berikutnya.
“Sejumlah program yang akan dilanjutkan pada semester berikutnya, di antaranya penguatan digitalisasi administrasi, peningkatan kapasitas kader, dan intervensi gizi berkelanjutan,” ujarnya.
Kegiatan evaluasi semesteran ini menjadi wadah berbagi pengalaman dan strategi antar daerah, sehingga PKK se-Sulawesi Selatan dapat memperkuat sinergi dan menyusun program yang lebih efektif dalam mendukung pemberdayaan keluarga.
















