Scroll keatas untuk lanjut baca artikel berita lainnya
Example 314x314
Example floating
Example floating
Example 728x250
DaerahKetahanan panganPemkab SidrapSidrap

Bupati Sidrap Panen Perdana IP300, Produksi Pertanian Makin Meningkat dan Dilirik Nasional

79
×

Bupati Sidrap Panen Perdana IP300, Produksi Pertanian Makin Meningkat dan Dilirik Nasional

Sebarkan artikel ini

DENTUMNUSANTARA.COM, SIDRAP – Program Intensifikasi Pertanian (IP) 300 yang dicanangkan Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) resmi menunjukkan hasil nyata. Bupati Sidrap, H. Syaharuddin Alrif, turun langsung melakukan panen perdana padi di Desa Takkalasi, Kecamatan Maritengngae, sebagai tonggak keberhasilan peningkatan produktivitas pertanian daerah.

Panen perdana ini menjadi bukti nyata komitmen Pemkab Sidrap dalam mendukung swasembada pangan nasional. Program IP300—yang memungkinkan petani memanen tiga kali dalam setahun—diapresiasi sebagai langkah maju dalam pengembangan sektor pertanian modern.

Dalam sambutannya, Bupati Syaharuddin menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat, mulai dari brigade pangan, dinas terkait, hingga para petani yang bekerja keras mewujudkan keberhasilan program tersebut.

“Alhamdulillah, hari ini kita berkumpul dan menyaksikan panen hasil kerja keras bersama. Dari IP100 ditingkatkan menjadi IP200, dan kini sudah bisa mencapai IP300. Ini bukti kesungguhan petani kita,” ujarnya.

Syaharuddin juga menyinggung besarnya perhatian publik terhadap pengembangan pertanian di Sidrap. Sebelumnya, video dirinya saat melakukan penanaman padi di lokasi yang sama sempat viral di media sosial.

“Video saat saya menanam di sini viral, ditonton hampir 10 juta orang. Bahkan kini sudah hampir 50 juta penonton. Hal ini semakin membuat publik melirik Sidrap sebagai daerah pertanian yang maju,” tambahnya.

Keberhasilan program IP300 turut ditopang dukungan fasilitas modern. Pemkab Sidrap telah menyiapkan sarana seperti drone, alat pertanian canggih, serta dukungan anggaran sebesar Rp3,4 miliar untuk satu brigade pangan yang mengelola kurang lebih 200 hektare lahan.

Menurut Bupati, keberhasilan intensifikasi tidak hanya bergantung pada teori, tetapi pada praktik langsung di lapangan dengan pendampingan yang terus ditingkatkan. Ia mendorong petani, termasuk generasi muda, untuk terus mengasah kemampuan dan pengetahuan dalam bertani.

“Brigade pangan ke depan harus memberi bukti melalui praktik, bukan hanya teori. Sarana dan modal sudah kita siapkan. Tinggal bagaimana kita memanfaatkan dan memaksimalkan agar hasil IP300 terus meningkat,” tegasnya.

Selain itu, pemerintah juga terus memperkuat sarana irigasi, terutama di kawasan sawah rawa agar tidak bergantung pada curah hujan. Tahap lanjutan pengembangan IP300 pun kini tengah dipersiapkan untuk memperluas cakupan program.

Dengan dilaksanakannya panen perdana IP300 ini, Pemkab Sidrap optimistis dapat mendongkrak produksi beras daerah sekaligus menegaskan posisi Sidrap sebagai salah satu lumbung pangan nasional.

“Mudah-mudahan hasil yang kita capai hari ini memberikan keberkahan dan manfaat bagi kesejahteraan masyarakat,” tutup Bupati Syaharuddin Alrif.

Example 120x600