Scroll keatas untuk lanjut baca artikel berita lainnya
Example 314x314
Example floating
Example floating
Example 728x250
DaerahPemerintahanSidrap

Bupati Sidrap Hadiri Musyawarah Tudang Sipulung Gapoktan Talumae, Bahas Persiapan Musim Tanam Okmar 2025/2026

77
×

Bupati Sidrap Hadiri Musyawarah Tudang Sipulung Gapoktan Talumae, Bahas Persiapan Musim Tanam Okmar 2025/2026

Sebarkan artikel ini

DENTUMNUSANTARA.COM, SIDRAP — Suasana hangat penuh kebersamaan mewarnai kegiatan Musyawarah Tudang Sipulung yang digelar Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Talumae, Kelurahan Lautang Benteng, Kecamatan Maritengngae, Selasa (7/10/2025).

Acara tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Sidenreng Rappang, H. Syaharuddin Alrif, yang duduk bersama para petani, penyuluh pertanian, serta unsur pemerintah dan TNI-Polri untuk membahas persiapan musim tanam Oktober–Maret (Okmar) 2025/2026.

Dalam kegiatan yang juga dirangkaikan dengan pengelolaan tanam itu, Bupati Syaharuddin turut didampingi Kepala Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air, Andi Safari Renata, Camat Maritengngae, Andi Surya Praja Hadiningrata, serta sejumlah pejabat terkait lainnya.

Dalam sambutannya, Bupati Syaharuddin mengapresiasi semangat dan kekompakan para petani yang terus berupaya menjaga produktivitas pertanian di wilayahnya. Ia menekankan pentingnya kerja sama lintas unsur sebagai kunci peningkatan hasil panen.

“Kita harus kompak, untuk itu mari bergotong royong — masepe (membersihkan saluran irigasi), mabalao (pemberantasan hama tikus), dan kegiatan lainnya. Jika ini terlaksana dengan baik, Insya Allah hasil panen di Lautang Benteng akan meningkat,” ujarnya.

Lebih lanjut, Bupati menargetkan peningkatan produksi padi hingga 10 ton per hektare di wilayah tersebut. Ia menegaskan bahwa berbagai dukungan teknis telah disiapkan pemerintah daerah, mulai dari ketersediaan pupuk, racun hama, hingga kestabilan harga gabah di pasaran.

“Kami sudah menyiapkan racun hama, pupuk sudah lancar, dan harga gabah stabil,” jelas Syaharuddin.

Ia juga menegaskan bahwa setiap musim tanam harus diawali dengan musyawarah sebagai sarana menyatukan pandangan antara pemerintah, penyuluh, dan petani dalam menentukan langkah terbaik di lapangan.

“Kalau sudah panen, jadwalkan lagi kegiatan seperti ini. Ingatkan saya, setiap mau turun sawah harus rapat dulu,” pesannya.

Kegiatan Tudang Sipulung tersebut diakhiri dengan penyerahan bantuan pestisida kepada kelompok tani dan dilanjutkan dengan sesi diskusi terbuka antara petani dan pemerintah.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan sinergi antara pemerintah daerah dan masyarakat tani semakin kuat dalam mewujudkan ketahanan pangan dan peningkatan kesejahteraan petani di Kabupaten Sidrap.

Example 120x600