Scroll keatas untuk lanjut baca artikel berita lainnya
Example 314x314
Example floating
Example floating
Example 728x250
DaerahEnrekang

Karama Tutup Resmi Turnamen Voli Ball Pemuda Angin-Angin Cup I 2025, Dorong Semangat Olahraga dan Pelestarian Budaya Lokal

90
×

Karama Tutup Resmi Turnamen Voli Ball Pemuda Angin-Angin Cup I 2025, Dorong Semangat Olahraga dan Pelestarian Budaya Lokal

Sebarkan artikel ini

DENTUMNUSANTARA.COM, ENREKANG – Dalam suasana meriah dan penuh semangat sportivitas, Anggota DPRD Enrekang dari Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Karama, resmi menutup Turnamen Volly Ball Pemuda Angin-Angin Cup I Tahun 2025. Acara penutupan digelar di Lapangan Volly Ball Dusun Angin-Angin, Desa Latimojong, Kecamatan Buntu Batu, Selasa (1/7/2025).

Turnamen ini merupakan inisiatif langsung dari Karama sebagai bentuk kepedulian terhadap pengembangan potensi generasi muda dan kebangkitan olahraga di pelosok desa. Kegiatan ini diikuti oleh total 48 tim, terdiri dari 32 tim putra dan 16 tim putri yang berasal dari berbagai desa di seluruh wilayah Kabupaten Enrekang.

Pada babak final yang berlangsung sengit, Tim Gabungan Masalle-Baroko (dikenal dengan nama Masbro) berhasil keluar sebagai Juara 1 kategori putra setelah mengalahkan Tim Karangan dari Desa Latimojong. Sementara Juara 3 bersama diraih oleh Club Volly Ball Multi Cendana (Kecamatan Anggeraja) dan Pasui Utama (Buntu Batu).

Untuk kategori putri, Club Volly Ball Mata Wai dari Buntu Batu tampil sebagai juara pertama, disusul oleh Club Volly Ball Putri Kansa sebagai Juara 2. Adapun Juara 3 bersama diraih oleh Club Volly Ball Rante Lemo dan Pasui Utama.

Masing-masing pemenang mendapatkan piala, sertifikat, dan dana pembinaan yang diserahkan langsung oleh Karama.

Dalam sambutannya, Karama menyampaikan bahwa turnamen ini diselenggarakan sebagai ajang silaturahmi antar pemuda serta sarana untuk menggairahkan kembali semangat olahraga di Dusun Angin-Angin.

“Turnamen ini bukan sekadar ajang kompetisi, tapi juga langkah awal menjaring bibit-bibit atlet voli berbakat dari desa, yang nantinya bisa berprestasi hingga tingkat nasional,” ujar Karama.

Tak lupa, ia juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh panitia, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, tokoh agama, serta para wasit yang telah berperan penting menyukseskan turnamen yang berlangsung selama satu bulan penuh.

Karama juga menyoroti penampilan musik bambu tradisional yang memeriahkan acara penutupan. Ia menyebut musik bambu khas Dusun Angin-Angin ini nyaris punah, namun akan terus dikembangkan melalui event-event budaya di masa depan.

Di sela acara, Karama turut berbagi kebahagiaan dengan membagikan saweran berupa uang pecahan Rp20 ribu hingga Rp50 ribu kepada anak-anak yang berada di lokasi turnamen.

“Ini adalah kegiatan yang positif dan berpotensi melahirkan pemain-pemain voli terbaik dari desa. Ke depan, kami akan terus mengupayakan agar turnamen ini bisa berlangsung lebih meriah lagi dan menjadi agenda tahunan,” pungkasnya.

Dengan berakhirnya Turnamen Volly Ball Pemuda Angin-Angin Cup I, Karama berharap semangat olahraga dan kebersamaan terus tumbuh di kalangan pemuda sebagai pondasi membangun desa yang sehat, tangguh, dan berdaya saing.

Example 120x600