DentumNusantara.com. Jakarta – Operasi Lilin 2024 yang bertujuan menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat selama periode Natal dan Tahun Baru berlangsung dengan hasil yang cukup positif. Dalam konferensi pers terbaru, Kombes Pol Syamsu Ridwan, selaku Juru Bicara Operasi Lilin 2024, memaparkan laporan terkini terkait situasi lalu lintas serta keamanan dan keselamatan berlalu lintas (Kamseltibcarlantas) di berbagai wilayah.
Arus Kendaraan: Dinamika Signifikan, Namun Terkendali
Pada Rabu, 25 Desember 2024, data arus kendaraan di beberapa gerbang tol utama menunjukkan dinamika yang cukup signifikan. Berikut rincian data volume kendaraan keluar dan masuk Jakarta:
1. GT Cikampek Utama (Arah Trans Jawa): Keluar 12.269 kendaraan, masuk 12.296 kendaraan.
2. GT Kalihurip Utama (Arah Bandung): Keluar 11.981 kendaraan, masuk 14.930 kendaraan.
3. GT Cikupa: Keluar 11.824 kendaraan, masuk 15.464 kendaraan.
4. Arah Merak: Keluar 2.074 kendaraan, masuk 2.522 kendaraan.
5. GT Ciawi (Arah Puncak): Keluar 10.555 kendaraan, masuk 16.688 kendaraan.
Kombes Syamsu Ridwan menyatakan bahwa peningkatan volume kendaraan, terutama arus balik, menunjukkan pergerakan masyarakat yang mulai kembali ke Jakarta setelah liburan. “Kondisi lalu lintas tetap terkendali meski ada lonjakan kendaraan, berkat rekayasa lalu lintas yang diterapkan,” ujarnya.
Kecelakaan Lalu Lintas: Fokus pada Keselamatan
Selama lima hari pelaksanaan Operasi Lilin 2024, tercatat sebanyak 167 kejadian kecelakaan lalu lintas. Rincian dampak kecelakaan adalah sebagai berikut:
Korban meninggal dunia: 34 orang.
Korban luka berat: 24 orang.
Korban luka ringan: 203 orang.
“Keselamatan menjadi prioritas utama kami. Kami terus mengimbau masyarakat untuk berhati-hati di jalan, terutama saat berkendara dalam kondisi ramai seperti ini,” tegas Kombes Syamsu Ridwan.
Aktivitas Pelabuhan: Lonjakan Volume Penumpang dan Kendaraan
Pada 25 Desember 2024, aktivitas pelabuhan juga menunjukkan peningkatan yang cukup signifikan. Berikut data penumpang dan kendaraan yang tercatat:
Kapal beroperasi: 179 trip.
Penumpang: 69.656 orang.
Roda dua: 2.606 unit.
Roda empat: 8.309 unit.
Bus: 589 unit.
Truk: 3.069 unit.
Rekayasa Lalu Lintas: Efektif Minimalkan Kemacetan
Untuk memastikan kelancaran arus kendaraan, Polri menerapkan beberapa rekayasa lalu lintas secara situasional, meliputi:
1. Contra Flow: 1 kali di ruas Tol Jakarta-Cikampek.
2. One Way: 10 kali di jalur arteri, dengan rincian:
Jalur Selatan Jawa Barat: 6 kali.
Jalur Puncak: 2 kali.
Jalur Lembang: 2 kali.
3. Ganjil Genap: 1 kali di jalur Puncak.
“Rekayasa ini terbukti efektif dalam mengurangi kemacetan, meskipun volume kendaraan meningkat tajam,” jelas Kombes Syamsu Ridwan.
Imbauan Polri untuk Masyarakat
Polri mengingatkan masyarakat untuk senantiasa memperhatikan keselamatan selama perjalanan. “Pastikan kendaraan dalam kondisi prima, istirahat cukup, dan selalu patuhi aturan lalu lintas. Selain itu, gunakan aplikasi seperti Google Maps untuk memantau kondisi jalan,” imbuhnya.
Masyarakat juga dapat mengakses Call Center Polri di 1-500-669 atau SMS Center 9119 untuk mendapatkan informasi terkini terkait arus lalu lintas dan layanan lainnya.
Penutup
Operasi Lilin 2024 akan terus berlangsung hingga awal tahun depan dengan fokus pada pelayanan terbaik bagi masyarakat. Polri memastikan situasi lalu lintas dan keamanan tetap aman serta terkendali, sehingga masyarakat dapat merayakan Natal dan Tahun Baru dengan tenang dan penuh kebahagiaan.
















