Scroll keatas untuk lanjut baca artikel berita lainnya
Example 314x314
Example floating
Example floating
Example 728x250
Parepare

Lantik Sejumlah Pejabat, Tasming Hamid Tegaskan Tidak Ada Praktik Transaksional

87
×

Lantik Sejumlah Pejabat, Tasming Hamid Tegaskan Tidak Ada Praktik Transaksional

Sebarkan artikel ini

Wali Kota Parepare menegaskan pelantikan pejabat dilakukan berdasarkan kebutuhan organisasi, tanpa praktik bayar-membayar. Pejabat yang dilantik diminta bekerja profesional, merealisasikan 18 program prioritas, serta siap menghadapi evaluasi kinerja secara berkala.

PAREPARE, DentumNusantara.com – Wali Kota Parepare, Tasming Hamid, melantik dan mengambil sumpah/janji sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Parepare, mulai dari Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Administrator, Pengawas hingga Fungsional. Pelantikan berlangsung di Auditorium BJ Habibie, Rabu (4/11/2026).

Dalam sambutannya, Tasming menyampaikan ucapan selamat kepada para pejabat yang mendapat amanah baru. Ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada pejabat yang belum memperoleh promosi, mengalami pergeseran posisi, maupun demosi.

Menurutnya, rotasi dan penyegaran jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi pemerintahan untuk meningkatkan efektivitas birokrasi dan mengoptimalkan pelayanan kepada masyarakat.

Tasming menegaskan, jabatan bukanlah hak, melainkan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan dibuktikan melalui kinerja nyata.

Ia meminta seluruh ASN, termasuk yang belum mendapat promosi, agar tetap meningkatkan profesionalisme, disiplin, serta kualitas pelayanan publik.

“Secara pribadi, tentu saya menginginkan yang terbaik untuk seluruh ASN. Namun, karena keterbatasan formasi jabatan dan roda pemerintahan harus terus bergerak, kami harus mengambil keputusan ini. Terlebih, 18 program prioritas janji politik kami bersama Pak Wakil Wali Kota harus segera direalisasikan dan menjadi perhatian utama,” ujar Tasming.

Pada kesempatan tersebut, Tasming juga menegaskan komitmennya menjaga transparansi dalam proses asesmen hingga pelantikan pejabat. Ia memastikan tidak ada praktik transaksional maupun pembayaran untuk memperoleh jabatan.

“Saya tidak ingin bertemu karena tidak mau ada kesan transaksional. Lillahi ta’ala, tidak ada bayar-membayar dalam proses ini. Jika ada pihak yang merasa dimanfaatkan oleh oknum tertentu, saya jamin itu tindakan oknum tidak bertanggung jawab. Segera laporkan langsung kepada saya,” tegasnya.

Tasming berharap pejabat yang baru dilantik segera menyesuaikan diri dan bekerja maksimal sesuai tugas dan tanggung jawab masing-masing, sekaligus menyelaraskan program kerja dengan target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Parepare.

“Kepada semua yang dilantik, selamat bekerja. Jadikan momentum ini sebagai bentuk penerimaan amanah besar yang tidak hanya dipertanggungjawabkan di dunia, tetapi juga di akhirat. Buktikan dengan kerja nyata,” tambahnya.

Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa evaluasi kinerja pejabat akan dilakukan secara berkala. Pemerintah Kota Parepare tidak menutup kemungkinan kembali melakukan rotasi atau mutasi apabila terdapat pejabat yang dinilai tidak mampu menjalankan tugas secara optimal.

“Oleh karena itu, maksimalkan seluruh potensi yang ada. Saya tidak perlu mengajari ikan berenang. Bapak dan Ibu sekalian sudah lama menjadi pamong. Bapak dan Ibu sekalianlah yang menjadi ujung tombak realisasi program kita ini. Jika kinerja maksimal, masyarakat yang akan merasakan manfaatnya,” jelasnya.

Ia kembali menekankan bahwa setiap keputusan rotasi dan mutasi dilakukan berdasarkan kebutuhan organisasi serta efektivitas birokrasi, bukan atas dasar suka atau tidak suka.

“Sekali lagi saya sampaikan selamat kepada yang mendapat amanah baru, dan mohon maaf bagi yang belum berkesempatan atau harus berpindah posisi. Ini bukan soal suka atau tidak suka (like and dislike), melainkan murni demi kebutuhan efektivitas birokrasi,” pungkas Tasming.

(*)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *