DENTUMNUSANTARA.COM, SIDRAP — Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Al Aminah, Kelurahan Uluale, Kecamatan Watang Pulu, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), kembali digelar dengan semarak, Rabu (23/9/2026).
Kegiatan tersebut telah menjadi tradisi sejak Masjid Al Aminah dibangun. Setiap tahun, pengurus bersama jamaah melaksanakan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sebagai bentuk kecintaan dan penghormatan kepada Rasulullah SAW.
Pendiri Masjid Al Aminah, H. Arianto Wajeng, mengatakan pelaksanaan Maulid tahun ini terlihat semakin semarak dibandingkan tahun sebelumnya.
Menurutnya, salah satu yang menjadi perhatian adalah jumlah bura’ atau pohon telur yang menghiasi kegiatan Maulid. Jika tahun lalu terdapat sekitar 85 bura’, tahun ini jumlahnya meningkat menjadi sekitar 150 bura’.
“Setiap pohon memiliki keunikan masing-masing. Tahun ini jumlahnya juga semakin banyak dibandingkan tahun lalu,” ujar H. Arianto Wajeng.
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tahun ini mengangkat tema “Maulid Nabi, Kelahiran Cahaya Penerang untuk Dunia.”
Hikmah Maulid disampaikan oleh H. Ramdanil Ambo Tuo, S.Pd.I. Dalam tausiyahnya, ia menyampaikan bahwa kehadiran Rasulullah Muhammad SAW merupakan rahmatan lil ‘alamin, atau rahmat bagi seluruh alam.
Ustaz yang dikenal dengan jargon “Aparakate’e” itu juga mengajak jamaah untuk senantiasa memperbanyak zikir dan bersalawat kepada Nabi Muhammad SAW.
Menurutnya, zikir dan salawat dapat menjadi jalan untuk menenangkan hati. Ia juga mengingatkan jamaah bahwa bersalawat kepada Nabi merupakan bagian dari perintah Allah SWT.
Selain itu, H. Ramdanil mengajak jamaah untuk senantiasa menumbuhkan kasih sayang dalam kehidupan bermasyarakat serta menghindari sikap saling bombe atau saling membenci.
“Marilah kita saling mengasihi dan menjaga persaudaraan. Jangan saling bombe, karena kita semua harus membangun kehidupan yang penuh kasih sayang,” pesannya.
Kegiatan Maulid tersebut turut dihadiri perwakilan Camat Watang Pulu, Lurah Uluale, majelis taklim, karyawan PT Armin Grup, serta jamaah Masjid Al Aminah.
Semaraknya 150 bura’ yang menghiasi Masjid Al Aminah menjadi salah satu wujud antusiasme masyarakat dalam mempertahankan tradisi Maulid sekaligus mempererat silaturahmi antarjamaah.
















