Scroll keatas untuk lanjut baca artikel berita lainnya
Example 314x314
Example floating
Example floating
Example 728x250
Berita

Barru Pasang Kuda-Kuda Sambut Sensus Ekonomi 2026, Wabup Abustan: Jangan Ada Pelaku Usaha yang Terlewat

84
×

Barru Pasang Kuda-Kuda Sambut Sensus Ekonomi 2026, Wabup Abustan: Jangan Ada Pelaku Usaha yang Terlewat

Sebarkan artikel ini
Oplus_16908288

DENTUMNUSANTARA.COM, Makassar — Pemerintah Kabupaten Barru menyatakan kesiapan penuh menyukseskan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 yang menjadi agenda strategis nasional dalam memotret kondisi ekonomi masyarakat secara menyeluruh.
Komitmen tersebut disampaikan Wakil Bupati Barru Abustan A. Bintang saat mewakili Bupati Barru menghadiri Pencanangan Sensus Ekonomi 2026 Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan di Ruang Pola Kantor Gubernur Sulsel, Rabu (10/6/2026).

Kegiatan yang digelar Badan Pusat Statistik (BPS) itu dihadiri langsung Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaeman, Kepala BPS RI Amalia Adininggar Widyasanti, Kepala BPS Sulsel Aryanto, serta para kepala daerah se-Sulawesi Selatan.

Dalam forum tersebut, Abustan menegaskan bahwa Sensus Ekonomi 2026 bukan sekadar agenda pendataan rutin, melainkan fondasi penting dalam menentukan arah kebijakan pembangunan daerah ke depan.

Menurutnya, data ekonomi yang valid dan akurat akan menjadi dasar pemerintah dalam menyusun program pembangunan yang lebih tepat sasaran, terutama dalam mendorong pertumbuhan UMKM dan sektor usaha masyarakat di Kabupaten Barru.

“Sensus Ekonomi 2026 ini sangat strategis. Hasilnya akan menjadi potret riil kondisi ekonomi daerah yang bisa kita gunakan untuk perencanaan, penganggaran, hingga evaluasi program. Pemkab Barru siap mendukung, mengawal dan menyukseskan pelaksanaan sensus ekonomi tahun 2026,” tegas Abustan.

Ia juga menekankan pentingnya keterlibatan pemerintah hingga tingkat kecamatan dan desa dalam memastikan seluruh proses pendataan berjalan maksimal.

Abustan tidak ingin ada pelaku usaha di Barru yang luput dari pendataan, baik usaha mikro, kecil, menengah maupun usaha berskala besar.

“Seluruh elemen harus bergerak bersama. Kita ingin data yang dihasilkan benar-benar mencerminkan kondisi ekonomi Barru secara nyata,” ujarnya.

Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 sendiri dijadwalkan berlangsung mulai 15 Juni hingga 31 Agustus 2026. Karena itu, Abustan mengajak masyarakat dan pelaku usaha untuk berpartisipasi aktif dengan memberikan informasi yang benar kepada petugas sensus.
Ia menyebut keberhasilan sensus sangat bergantung pada dukungan dan keterbukaan masyarakat dalam memberikan data.

“Kerja sama semua pihak sangat dibutuhkan agar hasil sensus ini benar-benar menjadi acuan pembangunan ekonomi daerah yang akurat dan terpercaya,” tambahnya.

Sementara itu, Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaeman dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada BPS RI yang telah memilih Sulawesi Selatan sebagai provinsi pertama pelaksanaan pencanangan Sensus Ekonomi 2026.
Menurutnya, pelaksanaan sensus juga memberikan dampak positif terhadap penyerapan tenaga kerja nasional.

“Melalui sensus ekonomi ini secara tidak langsung telah membantu mengurangi angka pengangguran karena akan menyerap sekitar 251 ribu petugas sensus di seluruh Indonesia,” ungkapnya.

Pencanangan Sensus Ekonomi 2026 tingkat Provinsi Sulawesi Selatan ditandai dengan pemasangan atribut petugas sensus oleh Gubernur Sulsel bersama Kepala BPS RI dan Kepala BPS Sulsel.

Setelah pencanangan ini, tahapan sosialisasi dan persiapan pendataan akan dilaksanakan secara serentak di 24 kabupaten/kota se-Sulawesi Selatan guna memastikan pelaksanaan sensus berjalan optimal dan menghasilkan data ekonomi yang berkualitas.

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *