DENTUMNUSANTARA.COM, SIDRAP — Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang (UMS Rappang) menggelar penyerahan Surat Keputusan (SK) serta pemberian penghargaan kepada dosen dan tenaga kependidikan (tendik), Senin (27/4/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Aula Lantai 3 Gedung Rektorat ini mencakup penyerahan SK yayasan bagi dosen dan tendik, SK kenaikan jabatan akademik dosen, serta SK kenaikan pangkat dan golongan. Selain itu, penghargaan juga diberikan kepada penerima dana hibah, 10 besar SINTA Score, dan pengelola jurnal terbaik.
Acara tersebut dihadiri Rektor UMS Rappang Prof. Dr. H. Jamaluddin Ahmad, S.Sos., M.Si., Ketua Badan Pembina Harian (BPH) Drs. H. Abd Azis, M.Si., M.Pd., para dekan, ketua program studi, dosen, serta tenaga kependidikan lingkup UMS Rappang.
Dalam arahannya, Rektor menyampaikan bahwa berbagai capaian yang diraih merupakan bagian dari progres institusi yang terus berkembang, meskipun tidak selalu terlihat secara kasat mata.
“Kerja-kerja yang telah dilakukan selama ini patut diapresiasi. Setiap capaian, baik kenaikan pangkat maupun penghargaan, adalah bentuk pengakuan atas dedikasi dalam mengelola institusi,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya penerapan sistem kerja berbasis digital, termasuk kebijakan fleksibilitas kerja atau work from anywhere yang mulai diterapkan secara terbatas di UMS Rappang.
Menurutnya, keberhasilan sistem tersebut sangat bergantung pada kesiapan infrastruktur digital, seperti Learning Management System (LMS) dan sistem pelaporan kinerja berbasis portal.
“Di UMS Rappang, sistem sudah mulai berjalan. Aktivitas kerja dapat dipantau melalui portal, sehingga kinerja pegawai tetap terukur meski bekerja secara fleksibel,” jelasnya.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa pemanfaatan sistem digital menjadi kunci dalam mendukung tata kelola perguruan tinggi yang transparan dan akuntabel. Seluruh aktivitas kerja, kata dia, tercatat secara otomatis dan dapat dipantau setiap saat.
Rektor juga mengingatkan seluruh pegawai agar tetap disiplin dan teliti, khususnya dalam pengisian data kinerja guna menghindari kesalahan administrasi.
Menurutnya, kemajuan UMS Rappang saat ini ditopang oleh tiga aspek utama, yakni sumber daya manusia, sarana dan prasarana, serta dukungan finansial.
“Jika sistem ini dijalankan dengan baik, maka perkembangan institusi akan terus meningkat,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua BPH UMS Rappang, Abd Azis, menegaskan bahwa penyerahan SK merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, baik kepada institusi maupun secara moral dan spiritual.
“Harapan kami, setelah menerima SK ini, seluruh dosen dan tendik dapat meningkatkan kinerja serta menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab,” ujarnya.
Ia juga menyoroti tantangan perguruan tinggi di tengah meningkatnya ekspektasi masyarakat terhadap pendidikan tinggi. Menurutnya, terdapat tiga hal yang kerap menjadi perhatian orang tua calon mahasiswa, yakni ketepatan waktu penyelesaian studi, peluang kerja setelah lulus, serta keterampilan yang dimiliki mahasiswa.
“Ini menjadi tanggung jawab bersama. Seluruh unsur perguruan tinggi harus berperan aktif memastikan mahasiswa lulus tepat waktu dan memiliki kompetensi yang dibutuhkan,” pungkasnya.
















