DENTUMNUSANTARA.COM, SIDRAP – PT PLN (Persero) Unit Layanan Pelanggan (ULP) Tanru Tedong terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung ketahanan pangan nasional melalui program Listrik Masuk Sawah di wilayah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap). Kamis (19/2/2026)
Program ini menjadi langkah nyata dalam memperkuat sektor pertanian, khususnya bagi para petani yang membutuhkan pasokan listrik untuk mendukung sistem irigasi pompanisasi, pengolahan hasil pertanian, hingga peningkatan produktivitas lahan persawahan.
Melalui program tersebut, PLN ULP Tanru Tedong menghadirkan akses listrik yang lebih dekat dengan area sawah. Kehadiran listrik di kawasan pertanian memungkinkan petani memanfaatkan teknologi pertanian modern secara lebih efektif dan efisien.
Dengan tersedianya listrik di area persawahan, proses pengairan menjadi lebih optimal karena pompa air dapat beroperasi secara maksimal. Selain itu, biaya operasional petani dapat ditekan karena penggunaan bahan bakar untuk mesin diesel dapat dikurangi. Kondisi ini diharapkan berdampak langsung pada peningkatan hasil panen secara berkelanjutan.
Manager PT PLN (Persero) ULP Tanru Tedong, Ardiansyah Amin, menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari komitmen PLN dalam mendukung pembangunan daerah, khususnya di sektor pertanian yang menjadi tulang punggung perekonomian masyarakat Sidrap.
“Inisiatif ini tidak hanya menghadirkan listrik, tetapi juga membuka peluang bagi petani untuk meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan mereka,” ujarnya.
Program Listrik Masuk Sawah juga selaras dengan visi pembangunan nasional yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto melalui program Asta Cita, yang menekankan pentingnya penguatan sektor pangan sebagai fondasi ketahanan dan kemandirian bangsa.
Dengan dukungan infrastruktur kelistrikan yang memadai, diharapkan sektor pertanian di Kabupaten Sidenreng Rappang semakin maju, produktif, dan mampu berkontribusi besar terhadap ketahanan pangan nasional.
















