DentumNusantara.com, SIDRAP — Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Sidenreng Rappang memiliki sejarah panjang yang penuh dinamika. Sejak awal berdirinya pada tahun 2007, organisasi profesi wartawan tertua di Indonesia ini sempat bertransformasi dari PWI Sidrap–Enrekang menjadi PWI Sidrap seperti yang dikenal sekarang.
Pada periode pertama (2007–2010), PWI Sidrap–Enrekang dipimpin oleh Arham Sama sebagai ketua, Marno Pawessai sebagai sekretaris, dan Muh. Amin Umar sebagai bendahara. Sekretariat kala itu berlokasi di jalan Pahlawan No. 10, Pangkajene yang menjadi pusat aktivitas wartawan di wilayah Sidrap dan Enrekang.
Kepemimpinan berikutnya (2011–2018) diteruskan oleh Hasman Hanafi dengan Marno Pawessai dan Risal Bakri sebagai pengurus inti. Kemudian, pada tahun 2019, tongkat estafet kepemimpinan beralih ke Edi Basri yang masih dibantu Marno Pawessai dan Bahri Laiya.
Memasuki tahun 2020–2021, Marno Pawessai dipercaya menjadi Pelaksana Tugas (PLT) Ketua, sebelum akhirnya pada periode 2022–2024, PWI Sidrap resmi dipimpin oleh H. Purmadi Muin bersama Arief Aripin dan Ibrahim.
Kini, periode 2025–2028 menjadi babak baru bagi PWI Sidrap di bawah kepemimpinan Darwis Pantong sebagai ketua, dengan Arief Aripin sebagai sekretaris dan Darwis Junudi sebagai bendahara.
Menariknya, setelah lebih dari satu dekade tidak memiliki sekretariat tetap, pada tahun 2025, PWI Sidrap akhirnya kembali memiliki kantor baru yang berlokasi di Jalan Dr. Sam Ratulangi, Pangkajene. Kehadiran kantor ini menandai tonggak sejarah penting bagi insan pers Sidrap.
Dengan sekretariat baru dan semangat kepengurusan yang segar, PWI Sidrap diharapkan dapat semakin aktif, profesional, dan berperan besar dalam kemajuan jurnalistik serta pembangunan daerah di Bumi Nene Mallomo.
















